sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Saudi minta Menag bersabar soal haji, persiapan tetap jalan

Nizar membenarkan pihaknya menerima surat dari Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Kamis, 19 Mar 2020 14:09 WIB
Saudi minta Menag bersabar soal haji, persiapan tetap jalan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 27549
Dirawat 17951
Meninggal 1663
Sembuh 7935

Kementerian Agama (Kemenag) RI menanggapi surat resmi Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi yang ditujukan kepada Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi.

Dalam surat tersebut, Pemerintah Saudi meminta agar menunda penyelesaian kewajiban (pembayaran) pada musim haji 1441 Hijriyah/2020 Masehi.

"Sehubungan dengan hal itu, saya berharap kepada Yang Mulia untuk dapat kiranya menginstruksikan Kantor Urusan Haji negara Yang Mulia agar menunggu (bersabar) menyelesaikan kewajiban baru berkaitan haji tahun 1441 hingga jelasnya wabah ini," bunyi petikan surat yang diterima redaksi Alinea.id, Kamis (19/3).

Menanggapi hal itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Nizar Ali memastikan persiapan penyelenggaraan haji tetap berjalan.

Bahkan, sambung dia, mulai hari ini pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk calon jamaah haji juga sudah dibuka hingga 17 April.

"Terus berjalan, baik di dalam negeri maupun proses pengadaan layanan di Arab Saudi," ucapnya kepada wartawan.

Nizar membenarkan pihaknya menerima surat dari Pemerintah Arab Saudi tersebut yang ditujukan untuk Menag.

Melalui suratnya, kata dia, Saudi meminta agar pembayaran uang muka terkait kontrak layanan ibadah haji 1441 H di Arab Saudi ditunda.

Sponsored

"Sebab, mereka tengah melakukan kebijakan lockdown untuk mencegah wabah virus corona atau Covid-19. Jadi proses penyiapan haji terus berjalan," jelasnya.

Tim akomodasi, kata dia, sudah mendapatkan kesepakatan dengan sejumlah penyedia hotel baik di Makkah maupun Madinah. Tim ini masih terus bekerja untuk memenuhi target yang dibutuhkan.

"Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK Kantor Urusan Haji juga belum tanda tangan kontrak sama sekali. Jadi proses pembayaran memang belum dilakukan,” urainya.

Dijelaskan Nizar, persiapan haji di dalam negeri memasuki tahap pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1441 Hijriyah/2020 Masehi.

Pelunasan tahap pertama dibuka dari 19 Maret-17 April 2020. Sedang untuk tahap kedua, dibuka dari 30 April-15 Mei 2020.

Sementara untuk kegiatan latihan manasik bagi calon haji Indonesia, kata dia, ditiadakan untuk mengurangi berkumpulnya banyak massa dalam kerumunan yang rentan menjadi media penularan coronavirus.

Selain itu, Jadwal Rencana Perjalanan Haji (RPH) yang telah disusun juga berjalan sebagai mana mestinya. Jemaah akan mulai masuk asrama haji pada 25 Juni 2020 dan berangkat ke Tanah Suci pada 26 Juni 2020.

 

 

Berita Lainnya