sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sejak awal 2022 sebanyak 488 orang meninggal karena DBD

Untuk menanggulangi DBD, Kementerian Kesehatan menempuh sejumlah langkah.

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Selasa, 05 Jul 2022 13:36 WIB
 Sejak awal 2022 sebanyak 488 orang meninggal karena DBD

Demam berdarah dengue atau DBD tengah menjadi momok di tanah air. Sejak awal tahun, ribuan orang terjangkit. Bahkan, penyakit akibat nyamuk Aedes Aegypti itu merenggut nyawa ratusan orang.

Data Kementerian Kesehatan menyebutkan, hingga minggu ke-23 di 2022 secara kumulatif terlaporkan ada 52.313 kasus dan 488 kematian karena DBD. Data ini terlaporkan dari 451 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Untuk menanggulangi DBD, Kementerian Kesehatan menempuh sejumlah langkah. Salah satunya mengedukasi warga dengan mengoperasikan mobil edukasi dengue. Mobil-mobil edukasi dengue itu dilepas hari ini.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan, mobil jenis ini secara bertahap akan beroperasi di 100 titik di Indonesia. Fungsi mobil ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pencegahan demam berdarah. 

Untuk tahap awal, kata Dante Saksono, mobil edukasi ini menyasar sekolah dasar, pasar, rumah sakit, dan ibu-ibu PKK di beberapa kota, yaitu Bandung, Cirebon, Yogyakarta, dan Malang.

Dante mengatakan, kasus demam berdarah selalu meningkat dari tahun ke tahun. Penyakit demam berdarah ini adalah penyakit endemik di daerah tropis dan subtropis.

"Kesadaran terhadap masyarakat untuk mencegah demam berdarah menjadi salah satu yang sangat penting. Kementerian Kesehatan tidak bisa turun sendiri secara eksklusif mengatasi demam berdarah karena itu dibutuhkan peran serta masyarakat," kata Dante di gedung Kemenkes, Jakarta, Selasa (5/7).

Dante menjelaskan, pelepasan mobil edukasi dengue merupakan salah satu upaya mencegah penularan demam berdarah di masyarakat. Sebelum Covid-19 mewabah, Indonesia sudah memiliki wabah tahunan yang terus ada hingga sekarang, yaitu DBD.

Sponsored
Berita Lainnya
×
tekid