sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Ketua DPRD Jayapura: Tak ada ulang tahun OPM pada 1 Desember

Warga di Kota Jayapura dan sekitarnya untuk mewaspadai berita hoaks menjelang 1 Desember.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Kamis, 28 Nov 2019 11:57 WIB
Ketua DPRD Jayapura: Tak ada ulang tahun OPM pada 1 Desember
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo, memperingatkan tidak ada perayaan hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka yang jatuh pada 1 Desember mendatang. Menurutnya, Desember merupakan bulan suci bagi umat Nasrani. Karena itu, masyarakat Jayapura diimbau untuk menyiapkan diri menyambut Natal pada 25 Desember 2019.

"Tidak ada itu yang namanya 1 Desember dijadikan sebagai hari tertentu (HUT OPM), itu tidak ada. Kita di Indonesia, kita adalah negara kesatuan, Papua ada di dalamnya, tidak ada yang lain. Bendera kita hanya satu yakni Merah Putih,” kata Abisai pada Kamis (28/11).

Kalaupun ada bendera lain, kata dia, biarlah bendera tim sepak bola Persipura Jayapura. Sebab, tim tersebut turut berkontribui membangun negara melalui sepak bola.

Lebih lanjut, Abisai mengimbau kepada warga di Kota Jayapura dan sekitarnya untuk mewaspadai berita hoaks menjelang 1 Desember. Diharapkan  masyarakat lebih menyiapkan diri untuk menyambut perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Dia mengingatkan kepada seluruh masyaralat untuk tetap hidup rukun dan damai. 

"Yang jelas saya sebagai ondoafi di Port Numbay dan juga sebagai Ketua DPRD Kota Jayapura. Ketika kita memasuki Desember agar tidak terhasut dengan isu 1 Desember atau lainnya," kata Abisai.

Abisai mengingatkan bahwa hasutan atau provokasi sengaja dikembangkan oleh oknum tertentu untuk merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bertanah air. Padahal, Kota Jayapura salah satu slogannya adalah kota iman dan bersih.

"Jangan kita terprovokasi dengan segala macam isu yang tidak benar. Hoaks itu jangan kita jadikan benar, kemudian yang benar itu kita jadikan hoaks. Kalau bisa yang benar, yah benar, yang tidak benar, yah tidak benar. Sebaiknya kita bersatu hidup harmonis," katanya.

Selain itu, politikus Partai Golkar itu meminta kepada aparat TNI dan Polri untuk bertugas sesuai tupoksinya. Termasuk memerangi atau menertibkan penjualan minuman keras di Kota Jayapura, Papua.

Sponsored

“Saya juga ingin pertegas untuk pihak keamanan, ketika memasuki bulan Desember, untuk perayaan Natal dan Tahun Baru, penjualan minuman keras dan lainnya itu harus ditertibkan. Dicantumkan jam jual, atau kalau bisa tidak jualan hingga akhir tahun, sehingga kota ini aman untuk kita semua," katanya. (Ant)

Berita Lainnya

PPKM dan prokes ketat bisa tekan Covid-19

Senin, 25 Jan 2021 22:06 WIB

Polri diminta usut motif dana asing ke FPI

Selasa, 26 Jan 2021 13:05 WIB
×
img