sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

LRT resmi beroperasi secara komersial hari ini

Per Minggu (1/12), uji coba publik LRT telah berakhir. Tarif komersial telah berlaku bagi penumpang.

Mona Tobing
Mona Tobing Minggu, 01 Des 2019 11:00 WIB
LRT resmi beroperasi secara komersial hari ini
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 70736
Dirawat 34668
Meninggal 3417
Sembuh 32651

Sebagian penumpang Light Rail Transit (LRT) yang mencoba kereta LRT pada Minggu (1/12) pagi ini, mengaku belum mengetahui tarif komersial telah berlaku. 

Karman (41) warga Pulogadung, Jakarta Timur yang coba menjajal LRT bersama tiga keponakannya sempat terkejut dengan tarif yang mulai berlaku pada Minggu. Sebab, sepengetahuannya tarif LRT pada Sabtu (30/11) masih gratis. 
 
Karman bersama tiga keponakannya berencana melakukan perjalanan dengan LRT dari Stasiun Velodrom menuju Pegangsaan Dua.

Namun saat berada di loket transaksi tiket, dua petugas jaga mengumumkan bahwa masa uji publik (gratis) telah berakhir sejak Sabtu (30/11).

"Saya diminta tarif Rp15.000 buat tiga penumpang," katanya.

Wendy (29) warga Duren Sawit, Jakarta Timur juga tidak menyangka kalau LRT hari ini telah berbayar. 
 
"Semula saya kira masih gratis, ternyata pas lihat papan pengumuman di kaca loket sudah ada tarifnya," katanya.

Meski telah berbayar, LRT rupanya memberikan pengalaman plus bagi penumpang. Penumpang mendapat tumbler atau wadah air secara cuma-cuma dari petugas LRT. 

"Tiba-tiba dikasih bingkisan berupa tumbler (wadah air minum) sama petugasnya," kata Elvin (29) usai membeli tiket di Stasiun LRT Pegangsaan Dua Jakarta.

Elvin mengatakan, sedang dalam perjalanan menuju Pulogadung, Jakarta Timur, dengan kereta pertama pada pemberlakuan tarif resmi Rp5.000 per orang.

Sponsored

Warga Kelapa Gading, Jakarta Utara itu tiba-tiba dihampiri sejumlah petugas yang memberikan ucapan selamat dan dimintai sejumlah pendapatnya atas LRT selama menjajal uji coba publik. 
 
Penumpang lainnya, Windy (35) dan Arga (39) mengaku tidak keberatan dengan besaran tarif yang berlaku seiring berakhirnya masa uji publik pada Sabtu (30/11).
 
"Gak kemahalan juga sih, kalau melihat pelayanannya yang sudah baik saat ini," kata Windy.

Pelayanan yang dimaksud di antaranya fasilitas kereta, fasilitas stasiun hingga prediksi waktu perjalanan yang dinilai akurat.
 
Hal senada juga disampaikan Arga yang menempuh perjalanan kereta selama 13 menit dari Stasiun Pegangsaan Dua menuju Velodrome.
 
"Seperti di luar negeri ya, bangga juga punya fasilitas transportasi publik seperti LRT di Jakarta," ujarnya.
 
Arga juga menjajal fasilitas skybridge dari Stasiun Velodrome ke Halte Transjakarta Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur.

Direktur Utama LRT Jakarta, Wijanarko di Stasiun Velodrom mengatakan, penerapan tarif seharga Rp5.000 per penumpang resmi berlaku sejak pukul 05.30 WIB. 

Tarif Rp5.000 per penumpang untuk tiket perjalanan berlaku flat di seluruh stasiun LRT. Tiket dapat diperoleh melalui transaksi tunai ataupun nontunai.
 
LRT Jakarta telah menjalani uji coba selama hampir lima bulan sejak Juni 2019. Semasa uji coba penumpangnya tidak perlu membayar tiket.
 
Wijanarko mengatakan, jumlah pelanggan LRT terus meningkat setiap bulannya. Bahkan jumlah penumpang sudah menyentuh satu juta pelanggan, sebelum beroperasi komersial.
 
Peningkatan ini terjadi sejak beroperasinya Stasiun Pegangsaan Dua dan pembukaan rute integrasi Non-BRT Transjakarta 10F. 
 
Pihaknya sudah siap mengoperasikan LRT secara komersial. LRT menerapkan tarif normal sebesar Rp5.000 untuk satu kali perjalanan jauh dan dekat. 

Penumpang bisa menggunakan kartu uang elektronik sejumlah perbankan yang bekerjasama dengan LRT, yakni Bank DKI, Bank Mandiri, Bank BCA, BNI dan BRI. (Ant)

Berita Lainnya