logo alinea.id logo alinea.id

Terindikasi radikal, Polwan Nesti akan diperiksa Propam

Nesti Ode Samili akan diperiksa Propam Polda Maluku Utara pada Selasa (28/5) besok.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Senin, 27 Mei 2019 11:51 WIB
Terindikasi radikal, Polwan Nesti akan diperiksa Propam

Polda Jawa Timur menerbangkan Polwan bernama Nesti Ode Samili yang diduga terpapar paham radikal, untuk kembali ke Ternate, Maluku Utara. Nesti akan menjalani pemeriksaan di Divisi Propam Polda Maluku Utara.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, Nesti diberangkatkan ke Ternate pada hari ini. Namun, pemeriksaan oleh Propam Polda Maluku Utara akan dilakukan pada Selasa (28/5) esok.

“Iya masih dalam proses pemeriksaan, hari ini akan diterbangkan ke Ternate,” ujar Dedi saat dihubungi jurnalis Alinea.id di Jakarta, Senin (27/5).

Menurutnya, Propam Polda Maluku Utara masih akan mendalami sejauh mana Nesti terpapar paham radikal. Petugas juga akan melakukan penggeledahan di kediaman Nesti untuk mencari bukti dirinya sudah terpapar paham radikal.

Saat ditangkap di Bandara Juanda Surabaya, Minggu (26/5) kemarin, polisi tidak menemukan barang bukti. Namun setelah menjalani pemeriksaan, polisi akan menerangkan penangkapan dan paparan paham radikal yang diterima Nesti.

“Iya nanti kalau sudah diperiksa oleh Propam Polda Maluku Utara baru akan dijelaskan,” tutur Dedi.

Nesti ditangkap saat tiba di Bandara Juanda dengan menggunakan identitas palsu. Nesti menggunakan identitas atas nama Arfila M. Said dengan alamat Jalan Waringi, Kecamatan Odi Utara, Kabupaten Halmahera, Maluku Utara.

Polwan berpangkat Bripda itu berdinas di Kesatuan Bintara Ditreskrimum Polda Maluku Utara. Ia diyakini telah terpapar paham radikal, meski belum jelas paparan radikal yang dimaksud.

Sponsored