sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Usai dilantik, Presiden Jokowi langsung bekerja hari ini

Presiden Jokowi siap bekerja hari ini, meskipun belum mengumumkan jajaran pembantunya.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Senin, 21 Okt 2019 05:25 WIB
Usai dilantik, Presiden Jokowi langsung bekerja hari ini

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan siap untuk bekerja setelah dilantik di Jakarta, Minggu (21/10).

"Semuanya kita bekerja, sekarang. Kita mulai bekerja," ujar Jokowi.

Namun demikian, hingga Minggu malam, Presiden belum mengumumkan jajaran menteri yang akan membantunya di periode pemerintahan 2019-2024.

Adapun soal nama-nama menteri yang mengisi Kabinet Kerja jilid II itu, Jokowi berjanji akan mengumumkan hari ini (21/10).

"Besok pagi akan saya kenalkan," ujar Jokowi.

Perubahan nomenklatur

Di sisi lain, Jokowi memastikan akan ada perubahan nomenklatur di kementerian atau lembaga dalam kabinet barunya.

Selain itu, akan ada wajah-wajah baru yang akan mengisi posisi strategis dalam timnya untuk lima tahun ke depan.

Sponsored

"Perubahan nomenklatur ada. Besoklah, sing sabar semuanya," kata Jokowi.

Jokowi menolak untuk menjelaskan secara detil perubahan nomenklatur yang dimaksud dan meminta semua pihak untuk bersabar menanti hingga besok pagi.

Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Kampanye Nasional, Erick Thohir berharap figur yang diangkat menjadi menteri untuk membantu Presiden Jokowi merupakan orang-orang yang telah berkeringat saat Pilpres lalu.

"Saya pribadi tidak berpikir soal posisi apapun, banyak yang sudah berjasa, banyak yang berkeringat," ujar Erick,.

Sementara, mantan Wakil Direktur TKN Arief Rosyid menilai, pernyataan Erick tersebut mencerminkan aspirasi partai-partai dan relawan yang telah mendukung Jokowi-Amin pada momen Pilpres lalu.

“Pernyataan Erick Thohir tentu bukan untuk dirinya sendiri. Apa yang disampaikan (itu) mewakili aspirasi yang berkembang di kalangan pendukung Pak Jokowi,” ujar Arief.

Arief melanjutkan, saat ini Presiden Jokowi memang sudah menjadi milik seluruh bangsa. Namun, dalam menjalankan visinya, Presiden perlu didampingi oleh figur-figur yang satu visi sejak awal.

Ia pun memandang penting bagi sosok Menteri untuk memahami soal warisan (legacy) yang ingin ditinggalkan Jokowi.

“Saya kira soal legacy yang akan ditinggalkan kelak juga penting. Para pendukung ini kan yang memahami visi Presiden Jokowi sejak awal. Kita teruji memperjuangkan visi Pak Jokowi,” kata Arief. (Ant)

Berita Lainnya