sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Warga Surabaya diminta disiplin terapkan protokol kesehatan

Risma meminta, warga Kota Surabaya menjaga kepercayaan dan tidak ceroboh.

Achmad Rizki
Achmad Rizki Selasa, 09 Jun 2020 00:33 WIB
Warga Surabaya diminta disiplin terapkan protokol kesehatan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 404.048
Dirawat 60.569
Meninggal 13.701
Sembuh 329.778

Warga Surabaya diminta menjaga kepercayaan pemerintah dengan menjalankan protokol ketat saat menuju kenormalan baru atau new normal. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jatim, akan menyusun protokol di semua lini kehidupan dengan lebih detail. 

Mulai dari pusat perbelanjaan, perhotelan, restoran, pasar, konstruksi, dan sebagainya. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta masyarakat untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan setelah kebijakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB tidak diperpanjang lagi.

"Kalau kemarin banyak yang mengeluh ke saya ingin kehidupan normal, tapi dengan protokol kesehatan ketat. Ayo kita lakukan! Kita harus jaga kepercayaan itu dan tidak boleh sembrono," kata Risma saat menggelar jumpa pers di rumah dinasnya, Senin (8/6) malam.

Risma menyampaikan bahwa hasil rapat itu diserahkan kepada daerah masing-masing. Oleh karena itu, politikus PDIP tersebut menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Jatim, dan Forkopimda Jatim atas kepercayaan yang diberikan kepada Surabaya. 

Risma meminta, kepada warga Kota Surabaya untuk selalu menjaga kepercayaan itu dan meminta tidak ceroboh. Kepada warga dan juga semua pihak termasuk pihak perhotelan, restoran, mal, pertokoan, perdagangan, pasar, dan berbagai pihak lainnya untuk selalu menjaga protokol kesehatan dengan lebih disiplin.

Bahkan, dia mengajak, semuanya untuk membuktikan bahwa warga Kota Surabaya sangat menghormati dan mentaati protokol yang sudah dibuat oleh pemerintah.

"Ini justru malah lebih berat, karena di pundak kita terdapat kepercayaan, ayo kita jaga. Tidak boleh lengah dan sembrono," ujarnya.

Menurut dia, setelah PSBB ini tidak diperpanjang, warga diminta untuk tidak boleh seolah-olah sudah lepas dan terbebas dari pandemi Covid-19. 

Sponsored

Sebab, kata dia, pandemi ini belum selesai dan masih banyak warga Surabaya yang dirawat di rumah sakit, dan tim medis pun masih terus berjuang menyembuhkan pasien yang dirawat di rumah sakit.

"Jangan ditambah lagi, hanya karena kita tidak disiplin. Kita harus selalu disiplin, tolong ini diperhatikan. Saya sudah membuat protokol kesehatan untuk semua tempat, tolong diikuti dan dipatuhi. Ayo kita perkuat Kampung Wani Jogo Suroboyo untuk menjaga diri kita dan tetangga kita," katanya.

"Sekali lagi ini amanah bagi warga Surabaya, karena itu kita harus jaga kepercayaan dan amanah ini, jangan sampai kita sembrono. Makanya, kalau kita sudah merasakan sakit, segera periksa dan berobat, kita harus menjaga diri kita masing-masing supaya tidak sakit, kalau sakit ya nanti kita tidak bisa kerja untuk cari uang lagi," katanya. (Ant)

Berita Lainnya