sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Laga hidup mati vs Indonesia, Pelatih Malaysia bimbang memilih penyerang

Tinggal Tan Cheng Ho yang kini berpikir keras, menimbang-nimbang siapa pemain yang layak mengisi pos depan skuadnya. 

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Minggu, 19 Des 2021 10:28 WIB
Laga hidup mati vs Indonesia, Pelatih Malaysia bimbang  memilih penyerang

Tidak ada pilihan untuk Timnas Malaysia selain menang, di laga terakhir melawan Indonesia nanti malam. Pelatih Harimau Malaya, Tan Cheng Hoe menimbang-nimbang siapa pemain yang akan ia andalkan untuk mengemban misi merobek gawang Indonesia. 

Malaysia terpaut satu poin di bawah Indonesia, setelah hanya mampu mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan. Sementara Indonesia mengantongi tujuh poin, hasil dua kali menang, dan satu kali imbang. 

Posisi ini membuat tuntutan perjuangan ekstra ada pada pundak Harimau Malaya. Indonesia hanya butuh imbang, sementara Malaysia wajib menggamit tiga poin.

Tinggal Tan Cheng Ho yang kini berpikir keras, menimbang-nimbang siapa pemain yang layak mengisi pos depan skuadnya. 

Kehadiran Akhyar Rashid, yang sempat absen karena Covid-19 di laga-laga sebelumnya, merupakan kabar baik untuk Malaysia. Saat duel di laga perdana menghadapi Kaboja, pemain ini didapuk sebagai pemain terbaik.

Kemudian ada lagi Faishal Halim, yang akan membuat penampilan pertama.Kemudian ada Arif Aiman Hanapi, Safawi Rasid, Shahrel Fikri Md Fauzi, Luqman Hakim Shamsudin, dan pemain naturalisasi Guilherme de Paula.

“Tepat pada masanya semua pemain ada bersama pasukan kecuali Shahrul Saad dan Aidil (Zafuan Abd Radzak). Kami akan terus analisa perlawanan Indonesia dan mereka juga pasti lakukan hal yang sama," kata Tan Cheng Ho.

Ia tidak mau terlalu ambil pusing menebak apa strategi yang akan dipakai Indonesia nanti. Cheng Ho memilih fokus pada skuadnya.

Sponsored

“Kita tidak tahu Indonesia akan bermain bertahan atau pun menyerang. Paling penting, pemain perlu kreatif dalam mencipta peluang dan kena lebih klinikal (menjaringkan gol).

Indonesia sejauh ini sudah menjaringkan sembilan gol hasil dari melawan Laos dan Kamboja. Fakta ini membuat Malaysia tidak boleh lengah sedikitpun di lini pertahanan.

“Pemain juga perlu lebih fleksibel kerana transisi Indonesia cukup cepat. (Mampu dapat) gol awal atau pun tidak, kita juga perlu fokus ketika bertahan,” katanya.(utusan)

Berita Lainnya