logo alinea.id logo alinea.id

Pembina Persija persilakan satgas usut tuntas penghancuran dokumen

"Silakan satgas ungkap kasus dan oknum-oknumnya. Jangan pandang bulu."

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Jumat, 08 Feb 2019 14:16 WIB
Pembina Persija persilakan satgas usut tuntas penghancuran dokumen

Pembina klub Persija Jakarta, Komjen Pol (Purn), Syafruddin, mempersilakan Satgas Antimafia Bola untuk mengusut kasus penghancuran dokumen, yang diduga laporan keuangan klub berjuluk Macan Kemayoran. Dia juga meminta satgas untuk menuntaskan kasus pengaturan skor di dunia sepak bola Indonesia.

"Silakan satgas ungkap kasus dan oknum-oknumnya. Jangan pandang bulu," ujar Syafruddin di Jakarta, Jumat (8/2).

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) itu mengatakan, pihaknya mendukung langkah-langkah yang dilakukan Satgas Antimafia Bola. Dia pun mengingatkan agar satgas mengusut kasus tersebut dengan serius, karena semua pihak, terutama masyarakat pecinta sepak bola tanah air, terus menantikan hasilnya. 

Menurut Wakil Kapolri periode 2016-2018 itu, satgas akan terus dikejar masyarakat yang menginginkan adanya perbaikan dalam sepak bola nasional. 

"Dunia sepak bola akan mengejar itu, termasuk saya," katanya.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri, Kombes Pol Syahar Diantono mengatakan, dokumen yang dihancurkan tersebut, ditemukan Satgas Antimafia Bola Polri, saat menggeledah kantor PT Liga Indonesia di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (1/2) lalu.

Berdasarkan keterangan para saksi, dokumen tersebut merupakan laporan keuangan milik Persija Jakarta. Namun demikian, Syahar enggan mengungkap lebih jauh terkait dokumen tersebut. 

"Kami mendalaminya dahulu. Yang jelas ada perbuatan sengaja untuk menghilangkan dokumen," tutur Syahar.

Sponsored

Kantor PT Liga Indonesia di Kuningan, bukan satu-satunya kantor yang digeledah tim satgas. Selain itu, satgas juga menggeledah tiga lokasi lain sebagai bagian dari upaya penyelidikan kasus pengaturan skor.

Dua kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang berlokasi di FX, Sudirman, dan Kemang, Jakarta Selatan, digeledah pada 30 Januari 2019 lalu.

Kantor PT Gelora Trisula Semesta di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, juga digeledah pada 1 Februari 2019 lalu. Penggeledahan dilakukan bersamaan dengan penggeledahan yang terjadi di kantor PT Liga Indonesia. (Ant)