logo alinea.id logo alinea.id

Jokowi: Jangan biarkan satu orang pun golput 

Satu suara pun sangat berharga dan bakal menentukan arah perjalanan bangsa lima tahun ke depan

Christian D Simbolon
Christian D Simbolon Minggu, 17 Mar 2019 18:13 WIB
Jokowi: Jangan biarkan satu orang pun golput 

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) meminta agar masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019. Menurut Jokowi, satu suara pun sangat berharga dan bakal menentukan arah perjalanan bangsa lima tahun ke depan. 

"Saya titip agar bapak, ibu semuanya mengajak tetanganya, saudaranya, temannya, kawan sekampungnya, kawan sedesanya untuk berbondong-bondong datang ke TPS (tempat pemungutan suara) agar partisipasi pemilih jadi meningkat. Jangan biarkan satu orang pun golput," kata Jokowi saat berkampanye di Gedung Serbaguna Pandan, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Minggu (17/3).

Selain ribuan pendukung Jokowi-Ma'ruf, ajang kampanye itu dihadiri oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Moeldoko, Bupati Tapanuli Tengah yang juga Ketua DPD NasDem Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani dan pejabat terkait lainnya.

"Jangan membiarkan satu orang golput, jadi ada pesta demokrasi yang sangat menentukan arah negara ini 5 tahun ke depan dan arah bangsa ini 50-100 tahun yang akan datang. Saya titip itu aja," tambah Jokowi.

Sponsored

Namun demikian, Jokowi menegaskan tidak akan ikut campur mengenai pilihan warga Tapanuli Tengah. "Mengenai pilihan saya tidak akan bicara. Tapi, bapak-ibu yang berkumpul di sini sudah tahu, tadi Bupati Bakhtiar menyampaikan kepada saya, minimal 80%. Hati-hati lho Pak," ungkap Jokowi.

Menurut Jokowi, Bakhtiar menargetkan 80% suara bakal didapat Jokowi-Ma'ruf di Tapanuli Tengah. Jokowi mengatakan, ia bakal menagih janji itu usai pemungutan suara pada 17 April nanti. 

"Tapi begitu saya telepon, 'Pak, ampun Pak tidak bisa 80% Pak, tapi 79% Pak'. Ya, itu masih saya ampunilah. Ha-ha-ha. Tapi, begitu jauh dari angka itu, tahu sendiri," ungkap Jokowi. (Ant)