sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Deklarasi dukungan, relawan kritik Jokowi

Ada tiga poin penting yang dikritik agar mendapat perhatian lebih dari Jokowi.

Robi Ardianto
Robi Ardianto Kamis, 02 Agst 2018 10:36 WIB
Deklarasi dukungan, relawan kritik Jokowi

Beberapa hari menjelang pendaftaran calon presiden (capres) 4-10 Agustus mendatang, ada lagi sekelompok masyarakat yang memberikan dukungan pada petahana Joko Widodo (Jokowi). Masyarakat Bersama Jokowi (Mas Bejo) mendeklarasikan dukungannya pada Rabu (1/8) di Balai Sarwono, Jakarta Selatan. 

Ketua Mas Bejo, Sardiyoko, menyebut deklarasi tersebut sebagai bentuk apresiasi masyarakat kepada Presiden Jokowi, atas keberhasilan selama empat tahun menjabat. 

"Capaian dan keberhasilan Jokowi inilah yang mendorong kami untuk tetap memilih Jokowi pada Pilpres 2019," katanya di Balai Sarwono, Jakarta, Rabu (1/8). Menurutnya, Jokowi berhasil menekan angka disparitas pembangunan antara pusat dan daerah. 

Dalam upaya melakukan dukungan kepada Jokowi hingga pelosok Indonesia, mantan aktivis pergerakan era Soeharto itu mengaku, pihaknya menyiapkan tagar #kamibersamaJokowi. Hal tersebut dilakukan demi mendulang kekuatan dari kaum milenial dan sekaligus sebagai alat agitasi gerakan Mas Bejo.

Namun dalam deklarasi tersebut, Mas Bejo juga memberikan kritik kepada Jokowi agar terus melakukan perbaikan terhadap tiga aspek. Aspek pertama berkenaan dengan reformasi birokrasi, yang hingga saat ini belum maksimal. 

"Pelayanan publik menjadi outcome suatu birokrasi dan merupakan indikator keberhasilan pemerintah, dan harus terus ditingkatkan," kata Sardiyoko di hadapan relawan. 

Aspek kedua yang harus diperkuat, yaitu penegakan hukum. Lalu yang ketiga adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang saat ini masih rendah dibandingkan negara lain. 

"Pemerintah Jokowi ke depan harus mampu menjaga harmoni dalam keberagaman, yang selama ini sudah mulai terkikis, meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia) dan IPM agar manusia Indonesia memiliki daya saing, serta mewujudkan Indonesia yang berdaulat dalam kemandirian," ujarnya. 

Sponsored

Menurut Sardiyoko, tiga poin tersebut penting dipenuhi dalam mewujudkan Indonesia harmoni, Indonesia berjaya dan Indonesia berdaulat. 

Deklarasi tersebut dihadiri oleh mantan Sekretaris Negara Andi Widjajanto, mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin, Peneliti Pangan Surono Danu dan Anggota DPR RI Budiman Sudjatmiko.