sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

DPRD geram dengan rencana Pemprov Jakarta beli lahan

Pengadaan itu dilakukan dua satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Minggu, 17 Mei 2020 20:21 WIB
DPRD geram dengan rencana Pemprov Jakarta beli lahan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 28818
Dirawat 18205
Meninggal 1721
Sembuh 8892

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, geram dengan rencana pemerintah provinsi (pemprov) membeli lahan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2020. Padahal, pandemi coronavirus anyar (Covid-19) belum mereda.

"Saya heran, kenapa masih ada anggaran yang bersifat konsumtif di sini? Padahal di tengah situasi seperti ini, di saat seluruh anggaran di 2020 dipangkas dan dialihkan untuk penanganan dan pemulihan corona, kok, ini masih ada belanja lahan," ujarnya, beberapa saat lalu.

Pembelian lahan itu dialokasikan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta untuk pengadaan ruang terbuka hijau (RTH) sebesar Rp374,059 miliar. Semula dianggarkan Rp400 miliar.

Langkah serupa dilakukan Dinas Bina Marga Jakarta. Dari rencana Rp577,470 miliar, disesuaikan menjadi Rp346,482 miliar.

Sponsored

"Walaupun sudah dipangkas, masih ada dan dianggarkan di APBD Perubahan," jelas Pras, sapaan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Karenanya, dia meminta Komisi C DPRD Jakarta mengevaluasi usulan perubahan tersebut. "Saya juga merekomendasikan agar anggaran tersebut di nolkan."

"Kita semua di DPRD telah mengalihkan seluruh anggaran kegiatan AKD (alat kelengkapan dewan) untuk penanganan dan pemulihan corona. Kok, ini malah belanja-belanja seperti itu?" imbuhnya heran.

Berita Lainnya