sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Fadli Zon janji bakal tetap ganas kritik Jokowi

Menurut Fadli, Gerindra tetap berhak mengkritik kebijakan Jokowi meskipun sudah diberi jatah menteri di kabinet.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Senin, 04 Nov 2019 19:24 WIB
Fadli Zon janji bakal tetap ganas kritik Jokowi

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon berjanji bakal tetap mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin ke depan. Menurut dia, Gerindra tetap berhak mengkritik kebijakan Jokowi meskipun sudah diberi jatah menteri di kabinet. 

"Oh, saya akan tetap mengkritisi. Karena sikap kritis itu adalah bagian dari vitamin demokrasi. Kalau cara berpikirnya, karena ini sudah di koalisi terus tidak boleh mengkritik, saya kira orang itu enggak ngerti demokrasi," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/11).

Fadli terkenal sebagai salah satu anggota DPR yang paling getol mengkritik kebijakan Jokowi di periode lalu. Hampir setiap kebijakan Jokowi tak luput dari kritik pedasnya.

"Yang paling penting kan rasional. Yang kita kritik kan sesuatu yang rasional. Sebenarnya kalau mengkritik itu tanda kita sebenarnya sayang. Kalau ada orang mau masuk ke jurang, kita enggak kasih tahu ada jurang," kata dia. 

Fadli juga berjanji tak akan mengurangi intensitas tensi kritik terhadap pemerintah. "Jadi, mengkritik itu tanda kita punya kepedulian terhadap bangsa dan negara. Ketimbang diam, apalagi, sekadar menjadi penjilat," ujar Fadli.

Pada periode lalu, Fadli ditunjuk sebagai Wakil Ketua DPR oleh Gerindra. Kini, posisi dia ditempati kader Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Fadli terlempar ke Komisi I yang membidangi pertahanan dan keamanan.

Di komisi itu, Fadli akan bermitra dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju. Ditanya sikapnya saat menghadapi Prabowo, Fadli menjawab diplomatis. 

"Ya lihat situasinyalah. Kalau Pak Prabowo, dalam hal itu (pertahanan) ahli. Saya kira salah satu orang yang paling ahli di bidang itu," ujar dia. 

Sponsored

Lebih jauh, Fadli mengungkapkan, sejak awal Gerindra memang mengincar kursi Menhan. Bahkan, ia mengklaim jadi orang pertama yang mengusulkan agar Prabowo sebagai Menhan. 

"Ide saya malah itu pertama. Mengusulkan kalau kita mau koalisi, yang bisa kita perbuat cukup banyak terutama adalah di Kementerian Pertahanan, tentu di samping masalah pangan dan energi," kata Fadli.