sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Hina Anies Baswedan, Komisaris BUMN minta maaf ke Erick Thohir

Kemal Arsjad sempat cuitkan ingin meludahi Gubernur DKI Anies Baswedan terkait Covid-19.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Selasa, 29 Jun 2021 12:37 WIB
Hina Anies Baswedan, Komisaris BUMN minta maaf ke Erick Thohir

Komisaris Independen PT Askrindo (Persero) Kemal Arsjad meminta maaf kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir setelah twit-nya ingin meludahi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan viral.

Permintaan maaf Kemal disampaikannya melalui akun Twitter-nya. Sebelumnya, ia juga telah meminta maaf kepada Anies buntut dari cuitannya beberapa waktu yang menyatakan ingin meludahi Anies karena emosi membaca pemberitaan RS DKI masih menerima pasien Covid-19. Sementara, banyak kerabatnya tidak mendapat perawatan karena penuhnya RS.

"Teman-teman semua, surat ini merupakan surat permintaan maaf saya kepada Bapak @aniesbaswedan, Bapak @erickthohir, insan BUMN, dan segenap masyarakat," cuit  Kemal pada akun@kemalarsjad pada Selasa (29/6).

Dalam surat yang diunggahnya, Kemal meminta maaf atas pernyataannya yang mengakibatkan kehebohan. Ia juga meminta masyarakat untuk belajar dari kesalahannya bijak bersosial media. Kemal mengaku menyesal telah menyinggung berbagai pihak hanya karena berbeda pandangan.

"Nasi sudah menjadi bubur. Kesalahan yang kali ini saya lakukan, maupun tindakan sebelumnya yang tanpa saya sadari mungkin juga telah menyinggung dan menyakiti banyak pihak, adalah cerminan dari saya sebagai manusia biasa yang penuh dengan ketidaksempurnaan," kata Kemal.

Secara khusus, ia meminta maaf kepada Anies, keluarga, dan pihak yang terkait. "Kejadian ini sepenuhnya adalah kesalahan saya pribadi. Apapun hal yang melatarbelakangi perasaan saya, tidak ada satu alasan yang membenarkan saya untuk memperlakukan pihak lain secara tidak adil dan tidak hormat," bebernya.

Kemal juga memohon maaf kepada Erick yang selama ini mendorong diterapkannya nilai akhlak atau amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Ia juga berjanji akan memperbaiki diri dan menjunjung integritas insan BUMN setelah mencoreng nilai-nilai yang tertuang dalam jargon akhlak tersebut.

"Saya juga memohon maaf kepada Bapak Erick Thohir yang selama ini telah berjuang mendorong diterapkannya nilai Akhlak dalam setiap perilaku dan tindakan segenap insan BUMN," pungkasnya.

Sponsored
Berita Lainnya