logo alinea.id logo alinea.id

PKS nilai ajakan bergabung dari Jokowi tidak tulus

PKS bakal mengawasi susunan kabinet baru Presiden Jokowi.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Selasa, 02 Jul 2019 21:02 WIB
PKS nilai ajakan bergabung dari Jokowi tidak tulus

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menilai ajakan bergabung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada partai-partai eks pendukung Prabowo-Sandi tidak tulus. Menurut dia, ajakan tersebut hanya sebatas strategi politik. 

"Boleh jadi pernyataan Pak Jokowi mengatakan 'kami membuka pintu' itu juga dalam rangka menaikkan bergaining position. Agar kelompok teman-teman pendukung 01 itu tak merasa bahwa semua diambil karena ternyata ada orang lain," kata Mardani di Kompleks DPR RI Senayan, Jakarta, Selasa (2/7).

Mardani menilai saat ini Jokowi sedang ditekan oleh berbagai pihak yang meminta jatah menteri. Padahal, lanjut Mardani, seharusnya Jokowi leluasa menyusun kabinet baru. "Kalau buat saya, berikan keleluasaan kepada Pak Jokowi untuk menyusun the winning team," imbuhnya.  

Mardani kembali menegaskan PKS tidak tertarik bergabung dengan koalisi parpol pendukung pemerintah. PKS juga akan mengawasi susunan kabinet yang disiapkan Jokowi. "Kalau Pak Jokowi ketika memilih tidak mendapatkan orang terbaik maka itu akan menjadi santapan kami," katanya.

Sponsored

Lebih jauh, eks Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu pun mengingatkan agar Jokowi-Ma'ruf untuk menjaga amanah rakyat saat menjalankan roda pemerintahan nanti. Apalagi, Jokowi telah menyatakan akan memimpin tanpa beban. 

"Periode kedua ini akan nothing to lose gitu. Jadi, bagi Pak Jokowi ataupun pendukung 01, monggo sudah ditetapkan KPU menang. Pastikan amanah itu, betul-betul secara profesional (dan) penuh tanggung jawab, dilaksanakan untuk kepentingan rakyat, bukan yang lain," ujarnya.