sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

100 ribu pekerja di Banten terancam kena PHK

Padahal Provinsi Banten menempati posisi tertinggi angka pengangguran di Indonesia.

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Rabu, 13 Nov 2019 17:51 WIB
100 ribu pekerja di Banten terancam kena PHK
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2738
Dirawat 2313
Meninggal 221
Sembuh 204

100.000 karyawan terancam terkena PHK massal sebagai dampak gelombang migrasi perusahaan ke luar Banten, untuk mencari daerah yang memiliki upah rendah. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Babar Suharso mengatakan, tiga perusahaan yang bergerak di industri padat karya telah membangun perusahaan baru di Jateng dengan alasan ekpansi pengembangan perusahaan. Tetapi belakangan perusahaan tersebut tampaknya memutuskan melakukan relokasi.

"Tiga perusahaan yang diidentifikasi hendak melakukan melakukan relokasi tersebut, memiliki tenaga kerja lebih dari 100.000 orang," kata Babar saat dikonfirmasi, Rabu (13/11).

Padahal upah minimum dua daerah di Banten seperti Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak masih rendah, di mana pada 2020 hanya sebesar Rp4 jutaan.

Untuk mencari tahu penyebabnya, dalam waktu dekat, Disperindag berencanamelakukan pertemuan dengan asosiasi perusahaan persepatuan yang berada di Banten untuk membahas persoalan tersebut. 

"Kami khawatir ada perusahaan yang tidak mampu melakukan relokasi dan terancam tutup. Ini yang sedang kami dalami guna menghindari terjadinya relokasi maupun tutupnya perusahaan," katanya

Situasi tersebut sangat tidak diharapkan Pemprov Banten. Apalagi sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Banten pada Agustus 2019 sebesar 8,11%. Angka tersebut menjadikan Provinsi Banten menempati posisi tertinggi angka pengangguran di Indonesia.

Kepala BPS Provinsi Banten Adhi Wiriana mengatakan, Banten masih tertinggal dengan provinsi lain dalam menanggulangi persoalan pengangguran terbukti menduduki peringkat pertama angka pengangguran seIndonesia, diikuti Provinsi Jawa Barat sebesar 7,99% dan Maluku sebesar 7,08%. Sedangkan Provinsi Bali menjadi daerah paling rendah angka pengangguran di Indonesia sebesar 1,52%.

Sponsored

Lesunya industri di Banten dinilai menjadi salah satu pemicu angka pengangguran tetap menjadi tinggi di Banten. Seperti perumahan karyawan dan pencabutan status pekerja outsourcing Krakatau Steel di Cilegon dan tutupnya dua industri di Tangerang Selatan.

Penyebab lainnya adalah musim kemarau yang panjang di Banten. Selama musim kemarau petani terpaksa tidak bercocok tanam dan menganggur.

Opsi lockdown yang diabaikan Jokowi...

Opsi lockdown yang diabaikan Jokowi...

Senin, 06 Apr 2020 06:02 WIB
Menagih janji keringanan cicilan utang

Menagih janji keringanan cicilan utang

Senin, 06 Apr 2020 05:43 WIB
Berita Lainnya