sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bantu penanganan Covid-19, BNI sisihkan THR Rp130,2 M

Bantuan kesehatan di antaranya akan disalurkan kepada 10 klinik di 10 daerah di Tanah Air termasuk pengadaan dua mobil ambulans.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Kamis, 21 Mei 2020 12:48 WIB
Bantu penanganan Covid-19, BNI sisihkan THR Rp130,2 M
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 29521
Dirawat 18308
Meninggal 1770
Sembuh 9443

Karyawan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyisihkan Tunjungan Hari Raya (THR) total Rp130,2 miliar yang dikumpulkan untuk donasi penanganan pandemik Covid-19.

"BNI Hi-Movers ada untuk Indonesia dengan memberi kontribusi langsung dalam upaya mempercepat pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19, sehingga ekonomi dapat kembali berjalan," kata Wakil Direktur Utama BNI Anggoro Eko Cahyo di Jakarta, Kamis (21/5).

Hi Movers merupakan sebutan bagi karyawan bank BUMN ini yang akan menyalurkan donasi tersebut untuk bantuan kesehatan dan pangan.

Menurut Anggoro, bantuan kesehatan akan disalurkan kepada 10 klinik di 10 daerah di Tanah Air termasuk pengadaan dua mobil ambulans sesuai standar penanganan Covid-19.

Bantuan kesehatan juga akan dialokasikan untuk mengadakan tiga set alat Polymerase Chain Reaction (PCR), 10 ribu Alat Pelindung Diri (APD), serta 51 ribu alat tes coronavirus jenis baru.

Sedangkan bantuan pangan akan disalurkan dalam bentuk sembako yang diberikan kepada 313 ribu keluarga.

"Momentumnya sangat tepat dengan bulan suci Ramadan yang setiap kebaikan akan tercatat berlipat ganda," ujar Anggoro.

Sebelumnya, bank pelat merah ini mengadakan tes swab gratis kepada 30 ribu orang sebagai bentuk kontribusi dalam mendeteksi dan menekan penyebaran wabah Covid-19.

Sponsored

Program sosial itu diawali dengan tes kepada 800 orang di area Parkir Selatan Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Rabu (20/5) dari total 5.500 orang yang akan disasar untuk mengikuti pemeriksaan tersebut di wilayah ibu kota.

Selanjutnya tes akan dilakukan di sejumlah provinsi di Tanah Air yakni di Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Tes akan menargetkan masyarakat terutama pelaku usaha kecil menengah produktif. (Ant)

Berita Lainnya