sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bisnis penerbangan terseok-seok kala pandemi

Sebelum pandemi Covid-19, industri penerbangan mengalami tren positif.

Ghalda Anisah
Ghalda Anisah Rabu, 23 Sep 2020 20:23 WIB
Bisnis penerbangan terseok-seok kala pandemi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 385.980
Dirawat 63.556
Meninggal 13.205
Sembuh 309.219

Pengamat penerbangan, Chappy Hakim menilai pemberlakuan protokol kesehatan Covid-19, lockdown, dan penutupan penerbangan international menyebabkan international air traffic terjun bebas sebesar 70% hingga 90% pada Juni yang lalu.

“Pada perkembangannya kemudian, walaupun telah terjadi rebound beberapa waktu yang lalu, akan tetapi angka kejatuhan transportasi antar bangsa itu, khususnya pada transportasi udara, masih berada di atas 60%, terutama dalam sektor angkutan udara penumpang,” ujarnya dalam webinar pada Rabu (23/9).

Di sisi lain, sambung Chappy, bisnis kargo atau angkutan barang yang sempat terdampak, secara perlahan dan pasti, justru menunjukan tren yang sangat cepat menuju normal, dengan sedikit kenaikan.

Sementara, Dosen Sosiologi Universitas Indonesia, Dr. Richard S. Adnan menyampaikan, sebelum masa pandemi Covid-19, industri penerbangan global mengalami tren positif, di mana volume arus penumpang secara global pada bulan desember 2019 meningkat sebesar 4,9%, berdasarkan hitungan Revenue Passanger Kilometers (RPK).

Sponsored

Namun, jelas Richard, sejak Covid-19 muncul sejak awal 2020, pergerakan RPK global mengalami penurunan cukup drastis hingga Maret 2020.

Namun, sambung Richard, industri kargo menunjukan tren naik sejak Mei 2020, meski masih di bawah angka pada tahun 2019.  Sedangkan Freight Tonne Kilometres (FTK) pada Mei 2020, turun sebesar 20,1% dan 17,6% pada Juni 2020.

Berita Lainnya