sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

G20 serukan akhiri perang Rusia-Ukraina

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan banyak negara anggota mengutuk perang sebagai hal yang tidak beralasan.

Satriani Ariwulan
Satriani Ariwulan Kamis, 21 Apr 2022 10:52 WIB
G20 serukan akhiri perang Rusia-Ukraina

Pertemuan IMF-World Bank Group (WBG) 2022 dan 2nd Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) di Washington D.C., Amerika Serikat menyoroti ketegangan antara Rusia dan Ukraina. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan banyak negara anggota mengutuk perang sebagai hal yang tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan, serta merupakan pelanggaran hukum internasional.  

“Pertemuan diadakan dalam situasi yang menantang karena perang Rusia melawan Ukraina berlanjut dan dampaknya dirasakan oleh negara-negara di luar Eropa. Para anggota menyatakan keprihatinan mendalam tentang krisis kemanusiaan, dampak ekonomi dan keuangan akibat perang, dan menyerukan diakhirinya perang sesegera mungkin,” ujar Sri, dalam Konferensi Pers FMCBG G20, di Washington, Rabu (20/4) waktu Washington.

Menurut Sri, beberapa anggota juga mengungkapkan keprihatinan tentang konsekuensi ekonomi dari sanksi tersebut. 

Anggota disebut memiliki pandangan yang sama bahwa perang dan tindakan terkait telah dan akan terus menghambat proses pemulihan ekonomi global yang menimbulkan kekhawatiran, khususnya pada ketahanan pangan dan harga energi. Negara-negara berpenghasilan rendah dan rentan akan sangat terpengaruh karena menghadapi tantangan seperti ruang fiskal yang terbatas dan kerentanan utang yang tinggi.

Para anggota juga menggarisbawahi peran penting G20 sebagai forum utama kerja sama ekonomi internasional untuk menghadapi tantangan ekonomi global yang beragam dan kompleks saat ini.

"Anggota juga mendukung adaptasi agenda yang ada untuk memungkinkan G20 mengatasi dampak ekonomi dari perang sambil juga mempertahankan komitmen untuk mengatasi tantangan global yang sudah ada sebelumnya dan memimpin dunia kembali pada pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan, inklusif, serta seimbang,” lanjut Sri.

Para anggota menyebut perang telah membuat pertumbuhan global serta pemulihan jauh lebih kompleks dan melemahkan upaya global yang ada dalam menangani kesiapsiagaan dan respons terhadap pandemi dan kesehatan, utang yang tinggi di negara-negara yang rentan, dan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Pertemuan antara Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 dilakukan pada Rabu (20/4) di kantor pusat IMF untuk kedua kalinya di bawah kepresidenan G20 Indonesia.  Pertemuan tersebut dihadiri oleh para anggota G20 yang mengundang negara-negara tersebut, termasuk Ukraina dan organisasi internasional dan regional. 

Sponsored
Berita Lainnya