sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pandemi, DPR sarankan BUMN pariwisata lakukan 4 strategi

Salah satunya, proaktif menyosialisasikan potensi lima super destinasi super prioritas.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Selasa, 13 Jul 2021 21:33 WIB
Pandemi, DPR sarankan BUMN pariwisata lakukan 4 strategi

Anggota Komisi VI DPR, Marwan Jafar, menyatakan, ada empat strategi bisnis yang perlu dilakukan badan usaha milik negara (BUMN) sektor pariwisata di tengah menghadapi pandemi Covid-19. Pertama, promosi secara terus-menerus, menyeluruh, dan terintegrasi, terutama tentang potensi lima destinasi super prioritas.

Kelima destinasi super prioritas tersebut meliputi Labuan Bajo, NTT; Danau Toba, Sumatera Utara, Likupang, Sulawesi Utara; Borobudur, Jawa Tengah; serta Mandalika, NTB. "Pulau Bali sebagai destinasi favorit utama dan Yogyakarta sebagai tujuan wisata favorit kedua juga tetap mesti dijaga dan digencarkan promosinya," ucapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (13/7).

Kedua, sambung Marwan, perlunya dibuat tiket pariwisata dengan sistem satu pembayaran satu kartu (one payment one card). "Mengenai kiat ini, saya pikir, bisa berkolaborasi dengan maskapai penerbangan dan biro-biro perjalanan wisata."

Strategi berikutnya, menguasai sistem atau formula paket wisata yang mencakup hulu hingga hilir. Dicontohkannya dengan membuat paket wisata yang sudah termasuk tiket pesawat, hotel, lokasi wisata, kuliner, cendera mata dan oleh-oleh, serta pertunjukan budaya dan kerajinan khas.

Sponsored

Terakhir, memperbanyak kalender pertunjukan budaya, seperti tari-tarian atau upacara adat, ataupun kegiatan-kegiatan terjadwal atau festival internasional dengan artis/musisi dunia. Tujuannya, agar bisa terus memperkenalkan lima destinasi super prioritas di kancah global.

Di sisi lain, Marwan menilai, sektor pariwisata bakal cepat pulih serta segera melaju saat pandemi berakhir. Karenanya, dia mendorong segenap pelaku usaha bidang ini segera menggenjot sejumlah langkah dan program yang menarik wisatan sehingga mampu berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional hingga mendatangkan devisa.

Berita Lainnya