logo alinea.id logo alinea.id

Hasil investasi asuransi jiwa kembali mekar

Kinerja saham dalam negeri terbilang positif, IHSG bergerak di rentang 6.000 melipatgandakan hasil investasi.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Rabu, 11 Sep 2019 16:06 WIB
Hasil investasi asuransi jiwa kembali mekar

Kinerja hasil investasi perusahaan asuransi jiwa pada paruh kedua tahun ini menggembirakan. Sempat minus, kini hasil investasi asuransi jiwa kembali mekar. 

Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan hasil investasi selama enam bulan mencapai Rp22,84 triliun tumbuh 373,4% dibandingkan Juni 2018 yang justru minus Rp8,35 triliun. Kembali mekarnya hasil investasi asuransi jiwa tertopang kinerja saham dalam negeri. 

AAJI mengakui kondisi pasar modal kembali menguat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal tahun yang bergerak di rentang 6.000 sampai 6.300 telah mengerek perolehan hasil investasi. 

Seperti diketahui, selama paruh pertama tahun ini pasar saham mengarah ke pertumbuhan yang positif. Hal ini terjadi karena kondisi politik dalam negeri terbilang stabil usai pemilihan legislatif dan eksekutif. 

Minat investor untuk membenamkan investasinya di pasar saham pun tinggi sejalan dengan kinerja yang positif. 

Sayang, sekalipun hasil investasi melejit namun perolehan premi asuransi jiwa mengalami penurunan. AAJI mencatat total premi bisnis baru pada kuartal 2 2019 minus 8,8% menjadi Rp54,57 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp59,85 triliun. 

Meski begitu total premi lanjutan mengalami kenaikan 5,8% menjadi Rp35,68 triliun pada kuartal 2 2019 dari Rp33,73 triliun pada kuartal 2 2018. Hanya secara keseluruhan total pendapatan premi pada kuartal 2 2019 minus 3,6% menjadi Rp90,25 triliun dari Rp93,58 triliun. 

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampobolon mengatakan, perlambatan premi bisnis baru dipengaruhi melambatnya kinerja saluran distribusi bancassurance sebesar 16,8% dan saluran keagenan sebesar 8,6%. 

Sponsored

Sementara itu, total klaim yang dibayarkan juga mengalami kenaikan 8,22% menjadi Rp65,77 triliun pada kuartal 2 2019 dari Rp60,78 triliun pada periode yang sama tahun 2018. 

Total pendapatan pada kuartal 2 2019 sebesar Rp118,32 triliun naik 31,9% dari periode yang sama tahun 2018 sebesar 89,73 triliun. Kemudian total aset perusahaan asuransi jiwa naik 10,1% menjadi Rp 550,38 triliun pada kuartal 2 2019 dari Rp499,96 triliun di periode yang sama tahun 2018.