sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sandiaga Uno jelaskan quick win industri pariwisata dan ekonomi kreatif

Salah satu quick win industri pariwisata bisa diraih dengan menciptakan zona hijau bebas Covid-19 untuk tempat wisata.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 05 Mar 2021 15:18 WIB
Sandiaga Uno jelaskan quick win industri pariwisata dan ekonomi kreatif
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar industri pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) Indonesia bisa bangkit pada 2021.

Kemenangan cepat atau quick win untuk industri pariwisata bisa diraih dengan menciptakan zona hijau (green zone) untuk membuka tempat wisata.

"Seperti di Bali ada Nusa Dua dan Ubud yang sedang kami siapkan. Ini salah satu bagian dari quick win, membuka peluang, agar ekonomi bangkit dengan konsep free Covid-19 corridor," kata Sandiaga berbicara dalam Rapat Kerja Nasional Hipmi, Jumat (5/3).

Selanjutnya, adalah dengan melakukan on boarding teknologi dari UMKM yang bergerak di ekonomi kreatif. Sandiaga mencatat, saat ini telah ada 4 juta UMKM yang melakukan on boarding teknologi. 

Menurutnya, jumlah ini terbilang kecil dibandingkan total 65 juta UMKM yang ada di Indonesia. Pihaknya menargetkan, tahun ini ada 10 juta hingga 15 juta UMKM bisa melakukan on boarding teknologi.

"Selanjutnya, saya lagi mengembangkan desa wisata, ini akan jadi game changer. Di seluruh Indonesia ada 244 desa wisata yang merupakan ekonomi kerakyatan, menghadirkan inklusivitas yang harus kita dorong," ujarnya.

Terakhir, adalah dengan melakukan sertifikasi cleanliness, healthy, safety, and environmental sustainability (CHSE). Sandi menargetkan tahun ini ada 6.300 usaha pariwisata, destinasi pariwisata, dan produk pariwisata yang mendapatkan sertifikasi ini. 

Adapun selama 2020, realisasi audit CHSE sudah dilakukan ke 6.776 pelaku usaha di seluruh Indonesia. Menurutnya, dari pengamatannya setelah pelaku usaha melakukan sertifikasi ini, pendapatan mereka meningkat tiga hingga empat kali lipat

Sponsored

"Sertifikasi ini bagaimana kita memulai suatu protokol kesehatan. Jadi semua usaha yang berkaitan dengan kuliner atau wisata lainnya, layaknya tersertifikasi, yang memberikan rasa aman dan nyaman ke pelanggan," ucapnya.

Berita Lainnya