logo alinea.id logo alinea.id

Usai risalah The Fed, rupiah menguat dan IHSG merah

Nilai tukar rupiah menguat dan IHSG ditutup di zona merah setelah rilis risalah pertemuan The Fed.

Sukirno
Sukirno Kamis, 11 Apr 2019 22:02 WIB
Usai risalah The Fed, rupiah menguat dan IHSG merah

Nilai tukar rupiah menguat dan IHSG ditutup di zona merah setelah rilis risalah pertemuan The Fed.

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (11/4) sore ditutup menguat pascarilis risalah pertemuan Federal Reserve (The Fed) atau Minutes of Meeting pada Maret 2019 lalu.

Rupiah menguat 13 poin atau 0,09% menjadi Rp14.140 per dolar Amerika Serikat dari sebelumnya Rp14.153 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, risalah rapat The Fed tersebut menjadi sentimen positif bagi pergerakan rupiah hari ini.

"Sentimen positif bagi rupiah yaitu pengakuan eksplisit pertama dari Federal Reserve bahwa langkah selanjutnya dalam suku bunga AS mungkin turun daripada naik," kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis (11/4).

The Fed merilis Minutes of Meeting dari pertemuan kebijakan moneter Maret 2019 lalu dan menunjukkan kecenderungan untuk tidak ada kenaikan suku bunga tahun ini. The Fed mempertimbangkan kenaikan suku bunga hanya bila ekonomi membaik.

Selain itu, sentimen positif lainnya bagi rupiah yaitu komentar Bank Sentral Eropa (ECB) yang dovish atau lebih longgar dalam kebijakan moneternya dan juga rilis data ekonomi terbaru dari China dimana inflasi baik di tingkat produsen dan konsumen meningkat.

"Tidak hanya dunia usaha, konsumen pun terlihat lebih bergairah," ujar Ibrahim.

Sponsored

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi dibuka menguat Rp14.146 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.140 per dolar AS hingga Rp14.161 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.156 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.155 per dolar AS.

Adapun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,05% sebesar 68,16 poin ke level 6.410,16 pada perdagangan Kamis (11/4). Kinerja IHSG menjadi bursa paling buruk di Asean dan dunia.

Koreksi terjadi akibat hampir seluruh sektor berakhir di zona merah, kecuali pertambangan yang menguat 0,27%. Padahal, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp546,8 miliar sehingga total net buy sejak awal tahun menjadi Rp15,74 triliun. (Ant).