sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Covid-19: Prancis perpanjang periode lockdown

Lockdown dinilai telah membantu menahan penyebaran coronavirus jenis baru di Prancis.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 09 Apr 2020 12:27 WIB
Covid-19: Prancis perpanjang periode lockdown
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 74018
Dirawat 35764
Meninggal 3535
Sembuh 34719

Prancis memutuskan untuk memperpanjang periode lockdown atau karantina wilayah yang diterapkan untuk mengekang penyebaran coronavirus jenis baru. Lockdown, yang mulai berlaku sejak 17 Maret, akan diperpanjang melampaui tenggat 15 April.

Istana Elysee mengatakan bahwa Presiden Emmanuel Macron akan menyampaikan pidato terkait situasi terbaru Covid-19 pada Senin (13/4).

Perdana Menteri Eduoard Philippe pada Rabu (8/4) mengatakan bahwa lockdown telah membantu menahan penyebaran coronavirus jenis baru. Dia menekankan, waktunya belum tepat untuk mencabut kebijakan tersebut.

"Penyebaran virus ini melambat akibat efek dari lockdown. Namun, waktu untuk mencabut lockdown belum tiba," tegas dia.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Prancis Jerome Salomon melaporkan bahwa secara keseluruhan, terdapat 112.950 kasus positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 10.869 meninggal dan 21.254 dinyatakan sembuh.

Salomon menyatakan bahwa jumlah pasien baru yang dirawat inap menurun selama sembilan hari berturut-turut.

"Ini merupakan indikator penting. Tetapi tekanan yang dihadapi rumah sakit tetap tinggi," kata dia.

Senada dengan PM Philippe, dia menyatakan bahwa lockdown telah membantu memperlambat penyebaran virus di dalam negeri.

Sponsored

"Perlambatan yang terlihat selama beberapa hari terakhir terjadi berkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan pembatasan sosial," jelas dia. (Reuters dan France 24)

Berita Lainnya