sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Imbas Covid-19, 127.799 WNI kembali ke Indonesia

Sebagian besar WNI yang kembali ke Tanah Air berasal dari Malaysia.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 16 Jul 2020 15:47 WIB
Imbas Covid-19, 127.799 WNI kembali ke Indonesia
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 127083
Dirawat 39082
Meninggal 5765
Sembuh 82236

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, menyatakan, sekitar 127.799 warga negara Indonesia (WNI) pulang ke Tanah Air akibat coronavirus baru (Covid-19) dari 18 Maret-15 Juli 2020.

"Dibandingkan dengan minggu lalu, ada tambahan 3.606 WNI yang kembali," jelasnya dalam pengarahan media secara virtual, Kamis (16/7).

Sebanyak 90.571 orang di antaranya pulang dari Malaysia semenjak pemerintah setempat memberlakukan Perintah Kawalan Pergerakan (Movement Order Control/MCO).

"Ini merupakan tambahan 1.861 WNI dari Malaysia dalam satu pekan terakhir," lanjut Retno.

Dari 127.799 WNI yang kembali ke Indonesia, sebanyak 25.378 di antaranya merupakan anak buah kapal (ABK) yang bekerja di 35 negara. Mereka tiba di Indonesia melalui lima titik masuk yang tersebar di Jakarta dan Bali.

"Tambahan 339 ABK telah kembali dalam tujuh hari terakhir," sebutnya.

Lebih lanjut, Retno menuturkan, ada 11.850 WNI yang telah kembali melalui repatriasi mandiri dari 55 negara.

"Ini termasuk salah satu batch repatriasi diri terbesar dengan 265 WNI kembali dari China pada Selasa (14/7)," jelas dia.

Sponsored

Retno menyatakan, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memberikan bantuan kepada WNI di luar negeri yang membutuhkan di tengah pandemi.

Sejak 18 Maret hingga 15 Juli, perwakilan Indonesia di berbagai negara telah menyalurkan 562.864 paket kebutuhan dasar bagi WNI di luar negeri.

"Di Malaysia saja, KBRI, KJRI, dan KRI kami yang bekerja sama dengan diaspora Indonesia telah mendistribusikan total 451.348 paket bantuan," jelasnya.

Dia menegaskan, perlindungan bagi WNI yang tinggal atau bekerja di luar negeri, termasuk para pekerja migran Indonesia (PMI), menjadi sangat relevan, terutama di tengah pandemi Covid-19.

Berita Lainnya