sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jusuf Kalla: Kemitraan multilateral kunci kondisi global

Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla menegaskan, dibutuhkan komitmen bersama demi mewujudkan kemitraan multilateral yang kuat. 

Valerie Dante
Valerie Dante Minggu, 02 Des 2018 15:14 WIB
Jusuf Kalla: Kemitraan multilateral kunci kondisi global
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Di hadapan para pemimpin negara di KTT G20, Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla menegaskan, dibutuhkan komitmen bersama demi mewujudkan kemitraan multilateral yang kuat. 

Hal tersebut Wapres sampaikan saat menjadi pembicara utama dengan tema 'Building Consensus' pada hari kedua pelaksaan KTT G20 di Buenos Aires, Argentina.

Pandangan tersebut memang senada dengan sebagian besar negara G20 lainnya. Mereka ingin adanya perbaikan pertumbuhan pembangunan yang menyeluruh melalui kondisi global yang kondusif.

"Pembangunan berkelanjutan dan perubahan iklim adalah dua isu global yang terkait erat yang perlu diatasi secara bersama-sama," jelas Jusuf Kalla seperti yang dikutip dari rilis resmi Kementerian Luar Negeri yang diterima Alinea.id pada Minggu (2/12).

KTT yang berakhir pada 1 Desember tersebut berhasil melahirkan kesepakatan berupa G20 Leaders' Declaration Building Consensus for Fair and Sustainable Development. 

Deklarasi yang diselesaikan di penghujung KTT ini adalah hasil negosiasi yang intensif dilakukan sejak seminggu lalu oleh tim negosiator sherpa dan finance-track G20. Terlebih lagi, deklarasi tersebut memuat isu-isu penting yang memerlukan tindakan bersama di tingkat global. 

Beberapa isu penting dimaksud yakni perdagangan internasional yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi global, kerja sama multilateral berdasarkan rules-based international order, dan sistem keuangan internasional yang stabil. 

Adapula isu-isu seperti penanganan masalah migrasi dan pengungsi, perubahan iklim, ketahanan pertanian dan energi, digitalisasi ekonomi yang dapat mendukung pemerataan pembangunan dan keuangan inklusif, isu-isu terkait penanganan anti korupsi, hingga usaha menghentikan pengaliran dana terkait terorisme maupun kejahatan lainnya.

Sponsored

Dalam deklarasi, Indonesia berhasil memasukan isu yg menjadi kepentingan dan prioritasnya yakni pengembangan inovasi keuangan melalui bisnis model dengan digitalisasi ekonomi dan isu referensi energi terbarukan.

"Indonesia mendesak negara-negara G20 untuk memperkuat kemitraan kita dalam memobilisasi investasi sektor swasta, inovasi, dan transfer teknologi," ujar Wapres pada rangkaian akhir KTT G20 yang mengambil tema 'Embracing the Opportunities'.

Serba salah vaksin Nusantara

Serba salah vaksin Nusantara

Senin, 01 Mar 2021 06:17 WIB
Menghindari 'Jebakan Batman' DP rumah 0%

Menghindari 'Jebakan Batman' DP rumah 0%

Jumat, 26 Feb 2021 15:24 WIB
Berita Lainnya