logo alinea.id logo alinea.id

Korsel beli F-35, Korut ancam kembangkan senjata khusus

Korea Selatan membeli total 40 jet F-35 pabrikan AS. Pengiriman akan berlangsung hingga 2021.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Kamis, 11 Jul 2019 12:20 WIB
Korsel beli F-35, Korut ancam kembangkan senjata khusus

Pembelian jet temput siluman F-35 pabrikan Amerika Serikat oleh Korea Selatan akan memaksa Korea Utara mengembangkan dan melakukan uji coba persenjataan khusus. Demikian dilaporkan kantor berita KCNA pada Kamis (11/7), mengutip seorang peneliti pemerintah.

Peneliti di Institute for American Studies, yang berada di bawah naungan Kementerian Luar Negeri Korea Utara, menyatakan pihak berwenang Korea Selatan lancang dan menyedihkan karena berbicara dengan keras soal rekonsiliasi dan kerja sama antara Utara dan Selatan sementara pada saat bersamaan membeli lebih banyak senjata dari AS.

"Tidak ada ruang untuk meragukan bahwa pengiriman F-35A, yang juga disebut sebagai senjata mematikan tidak terlihat, bertujuan untuk mengamankan supremasi militer atas negara-negara tetangga di kawasan dan terutama untuk membuka 'gerbang' untuk menyerang Utara  saat situasi darurat di Semenanjung Korea," sebut pernyataan yang dipublikasikan KCNA.

"Kami tidak punya pilihan lain selain mengembangkan dan melakukan uji coba persenjataan khusus untuk menghancurkan senjata mematikan yang memperkuat Korea Selatan."

Sponsored

Korea Selatan menerima pengiriman dua jet F-35 pertamanya pada Maret. Seoul membeli total 40 jet siluman, dan tahap akhir akan dikirimkan pada 2021.

Korea Utara mengkritik akuisisi tersebut sebagai tindakan yang sangat berbahaya, yang akan memicu reaksi mereka.

"Pihak berwenang Korea Selatan lebih baik menyadarinya sebelum terlambat ... Kesempatan akan datang untuk meningkatkan hubungan antar-Korea jika mereka mengikuti jejak AS," sebut pernyataan itu.

Sumber : Reuters

Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Rabu, 17 Jul 2019 20:50 WIB
Jalan sunyi seorang perias jenazah

Jalan sunyi seorang perias jenazah

Selasa, 16 Jul 2019 18:23 WIB