sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Nigeria sukses bersihkan polusi timbal pertambangan

Sejak 2010, lebih dari 600 anak meninggal dunia karena keracunan timbal akibat pertambangan di negara bagian Zamfra, Nigeria.

Nadia Lutfiana Mawarni
Nadia Lutfiana Mawarni Jumat, 18 Mar 2022 20:32 WIB
Nigeria sukses bersihkan polusi timbal pertambangan

Catatan lingkungan yang positif baru saja ditorehkan Nigeria. Pangkalnya, sukses membersihkan polusi timbal di tambang timah mematikan di Anka, sebuah kota pertambangan barat laut Nigeria.

Sejak 2010, lebih dari 600 anak meninggal dunia karena keracunan timbal di negara bagian Zamfra. Ratusan lainnya mengalami kerusakan otak dan cacat fisik akibat penambangan yang berbahaya.  

Anggota Lembaga Kesehatan Médecins Sans Frontières (MSF), yang mengatasi masalah pertambangan di Nigeria, Frederick Chukwuemeze, menyatakan, awalnya banyak anak mengalami keracunan timbal dengan gejala kejang terus-menerus dan tidak dapat diatasi dengan obat.

“Anak-anak tidak dapat bicara, tidak bisa berjalan, dan selalu berada di tempat tidur kemudian sekarat,” ujarnya, mengutip The Guardian pada Jumat (18/3).

Beruntung, tidak ada anak yang meninggal ketika masalah ini di bawah pengawasan MSF sejak Oktober 2021. Pun berkat upaya bersama antara badan-badan lokal dan internasional dalam memusnahkan kasus keracunan timbal. Ini adalah pencapaian yang luar biasa.

Upaya pemusnahan polusi timbal mulai dilakukan ketika 400 anak dari tujuh desa di Zamfara meninggal pada 2010. Kematian gelombang pertama terjadi dalam enam bulan, yang kemudian membawa kesadaran kolektif atas bahaya pengelolaan tambang.

Pada tahun-tahun berikutnya, lembaga kemanusiaan yang datang melihat lebih banyak kematian dan ratusan kasus keracunan, termasuk anak-anak yang mengalami kerusakan otak dan cacat fisik.

Kepala Desa Dareta Alhaji, Muhammadu Bello, mengatakan, pada puncak krisis di desanya ada 120 anak meninggal. Jika dihitung, jumlah itu adalah akumulasi dari tujuh anak yang meninggal setiap hari. Penyebabnya, kontaminasi tanah, air, dan makanan dari pengolahan timbal meskipun pertambangan skala kecil adalah sumber pendapatan bagi orang-orang di Zamfara.

Sponsored

MSF lantas bergabung dengan OK International, organisasi yang mengkhususkan diri dalam kesehatan kerja dan industri, dan TerraGraphics International Foundation, kelompok teknik lingkungan, untuk bekerja dengan pejabat kesehatan negara bagian, pejabat lingkungan, dan pejabat pemerintah lainnya di Zamfara. Tujuannya, merancang program jangka panjang mengurangi keracunan timbal.

Tugas mereka tidaklah mudah, terutama desa-desa yang telah dikuasai kelompok tertentu. Inisiatif ini bisa membuat 3.500 lebih anak melakukan terapi untuk menghilangkan endapan timbal dari darah mereka.

Selanjutnya, para pekerja tambang dilatih melakukan penambangan yang lebih aman. Mereka diberi standar mencegah paparan timbal dan diizinkan menambang di kawasan yang jauh dari permukiman.

“Masing-masing kepala desa dan pemimpin dewan memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa orang tidak membawa pulang pemrosesan penambangan, tetapi diproses di daerah yang ditunjuk untuk setiap desa,” kata Koordinator Proyek MSF di Zamfara, Benjamin Mwangombe.

Berita Lainnya
×
tekid