sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pemimpin Hong Kong peringatkan akibat UU prodemonstran AS

Hong Kong Human Rights and Democracy Act yang prodemonstran disahkan Donald Trump pada Rabu (27/11).

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Selasa, 03 Des 2019 18:44 WIB
Pemimpin Hong Kong peringatkan akibat UU prodemonstran AS
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 236519
Dirawat 55000
Meninggal 9336
Sembuh 170774

Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam pada Selasa (3/12) mengatakan, UU prodemonstran yang disahkan Amerika Serikat dapat merusak kepercayaan bisnis di kota itu. Dalam kesempatan yang sama, Lam mengumumkan putaran keempat bantuan untuk meningkatkan ekonomi Hong Kong.

Lebih lanjut Lam mengatakan, Hong Kong Human Rights and Democracy Act yang disahkan Donald Trump pekan lalu sepenuhnya tidak diperlukan mengingat kota yang dipimpinnya tengah bergulat dengan resesi pertamanya dalam satu dekade terakhir.

"Dampaknya saat ini adalah pada rasa percaya ... karena perusahaan-perusahaan akan khawatir tentang tindakan yang mungkin diambil oleh pemerintah AS di masa depan setelah mereka meninjau UU ini," kata Lam.

UU itu mewajibkan Kementerian Luar Negeri AS untuk menyatakan setidaknya setiap tahun bahwa Hong Kong mempertahankan otonomi yang cukup untuk memenuhi syarat dalam pertimbangan perdagangan khusus dengan AS, yang membantu menjadikannya salah satu pusat keuangan dunia. UU tersebut juga mengancam sanksi atas pelanggaran HAM.

Lam tidak merinci langkah-langkah tambahan apa yang akan diambil untuk meningkatkan perekonomian Hong Kong. Dia mengatakan detailnya akan diumumkan dalam waktu dekat.

Sebelumnya, pemerintah telah menawarkan bantuan sekitar US$2,7 miliar untuk mendukung perekonomian, khususnya sektor transportasi, pariwisata, dan ritel.

Demonstrasi yang tidak jarang diwarnai kekerasan di Hong Kong telah memukul penjualan ritel, sektor pariwisata dan menekan pengeluaran. Protes telah mengguncang kota itu sejak enam bulan lalu.

Ada lima tuntutan demonstran Hong Kong. Di antaranya, pencabutan RUU ekstradisi sepenuhnya yang sudah dilakukan oleh Lam, penyelidikan atas dugaan kebrutalan polisi dalam menangani protes, amnesti terhadap aktivis yang ditangkap, implementasi hak pilih universal, dan pengunduran diri Lam.

Sponsored

Demonstran telah berjanji untuk mengadakan aksi saat makan siang selama pekan ini setelah unjuk rasa pada akhir pekan di mana polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa.

Ratusan pekerja kantor berkumpul di distrik bisnis Hong Kong pada Senin (2/12) untuk mendukung gerakan prodemokrasi setelah kubu itu meraih kemenangan besar dalam pemilu dewan distrik bulan lalu.

Lam sendiri telah memperbarui permohonannya untuk perdamaian tetapi pemerintahannya dianggap gagal menawarkan konsesi kepada gerakan prodemokrasi.

Sumber : Reuters

Berita Lainnya