sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

WHO: Afrika tak siap hadapi gelombang ketiga pandemik

WHO mendesak pemerintah di seluruh Afrika tingkatkan kualitas fasilitas kesehatan.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 04 Jun 2021 19:46 WIB
WHO: Afrika tak siap hadapi gelombang ketiga pandemik

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (3/6) memperingatkan bahwa ancaman gelombang ketiga Covid-19 di Afrika semakin nyata. Untuk itu, seorang pejabat senior WHO mendesak pemerintah di seluruh benua untuk segera memperluas fasilitas kesehatan mereka sehingga sistem perawatan kesehatan tidak kewalahan.

Direktur Regional WHO untuk Afrika Matshidiso Moeti mengatakan, banyak rumah sakit dan klinik Afrika masih jauh dari siap untuk mengatasi lonjakan pasien Covid-19 yang kondisinya kritis. Sebuah survei WHO yang digelar bulan lalu menemukan bahwa sebagian besar negara Afrika memiliki kurang dari satu tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) per 100.000 orang.

Moeti menuturkan, ini adalah hasil dari kurangnya investasi dalam sistem kesehatan di antara banyak prioritas nasional lainnya. Negara-negara Afrika telah secara resmi mencatat lebih dari 4,8 juta kasus dan 130.000 kematian akibat Covid-19.

Benua Afrika telah mengalami peningkatan 20% kasus infeksi dalam dua minggu terakhir. Sementara itu, secara khusus delapan negara telah mencatat kenaikan lebih dari 30% dalam seminggu terakhir.

Moeti menilai, pemerintah perlu mempersiapkan diri untuk mengatasi gelombang baru infeksi Covid-19. Dia mengatakan, WHO berusaha membantu dengan penyediaan ahli dan peralatan penting termasuk oksigen konsentrator.

Di saat sejumlah negara Barat mencapai herd immunity, didefinisikan sebagai situasi ketika 70% populasi kebal terhadap virus, negara-negara Afrika justru masih berjuang untuk mengakses vaksin.

Sebagian besar negara Afrika telah menerima pasokan vaskin di bawah skema multilateral, COVAX Facility. Negara-negara Afrika telah memvaksin 31 juta orang dari total populasi 1,3 miliar. Namun, baru sekitar tujuh juta yang telah menerima suntikan dosis kedua.

"Prioritas kami jelas. Sangat penting bagi kami untuk segera memberikan vaksin ke tangan orang-orang Afrika yang berisiko tinggi jatuh sakit parah dan meninggal karena Covid-19," kata Moeti.

Sponsored

Mewakili Afrika, Moeti mengulangi permohonan agar negara-negara kaya yang telah mencapai target vaksinasi nasional untuk memberikan dosis yang tersisa kepada negara-negara Afrika.

Sumber : Deutsche Welle

Berita Lainnya