sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Airlangga: Tidak semua sapi terjangkit PMK diberi ganti rugi

Teknis penggantian sapi yang terkena PMK akan diatur oleh Peraturan Menteri Pertanian atau Permentan. 

Fitra Iskandar
Fitra Iskandar Senin, 04 Jul 2022 14:30 WIB
Airlangga: Tidak semua sapi terjangkit PMK diberi ganti rugi

Pemerintah memastikan akan ada ganti rugi terhadap sapi yang terkena penyakit mulut dan kuku atau PMK. Namun, tidak semua sapi yang terjangkit penyakit pada hewan berkuku genap itu mendapatkan ganti rugi.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, teknis penggantian sapi yang terkena PMK akan diatur oleh Peraturan Menteri Pertanian atau Permentan. 

"Disiapkan teknisnya oleh Menteri Pertanian. Jadi, penggantian itu maksimal Rp10 juta," kata Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (4/7).

Airlangga mengatakan, tidak semua sapi yang dimusnahkan akan mendapatkan ganti rugi. Jika ada sapi yang terpaksa dipotong tapi dagingnya masih bisa dijual dengan protokol tertentu, maka penggantian tidak diberikan. Bisa juga penggantiannya hanya diberikan sebagian.

"Ini yang akan diregulasi oleh Kementerian Pertanian. Kita minta segera mungkin bisa keluar Permentannya," kata Airlangga.

Meluas ke 21 provinsi

Penularan PMK terus meluas. Yang terbaru, Provinsi Kepulauan Riau dipastikan sudah tidak bebas PMK. Ini menyusul ditemukan 111 ekor ternak terjangkit penyakit hewan berkuku genap itu.

Tambahan Kepulauan Riau membuat PMK sudah menyebar di 21 provinsi. Per hari ini, Senin (4/7) pukul 10.00 WIB, PMK meluas menyebar ke 231 kabupaten/kota di 21 provinsi. Kemarin, PMK baru menyebar di 20 provinsi dan 230 kabupaten/kota. 

Sponsored

Menurut laman siagapmk.id, per hari ini sebanyak 316.778 ekor hewan terjangkit PMK. Terdiri dari 205.501 ekor belum sembuh, 106.471 ekor sembuh, 2.803 ekor potong bersyarat, dan 2.003 ekor mati. Sedangkan jumlah ternak yang divaksin telah mencapai 280.677 ekor.

Khusus Provinsi Kepulauan Riau, PMK baru ditemukan di Kota Batam dengan 111 ekor ternak yang terjangkit. Belum ada rincian apakah ini sapi atau kambing. Juga belum diketahui PMK di Kota Batam itu tertular dari mana. 

Vaksinasi

Pemerintah, jelas Airlangga, terus mendorong vaksinasi hewan ternak yang sehat. Pemerintah, jelas Ketua Umum Partai Golkar itu, menyetujui pengadaan 29 juta dosis vaksin PMK bagi hewan ternak pada tahun ini.

Anggaran untuk membeli vaksin menggunakan dana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). Sejak 13 Juni lalu, vaksinasi hewan yang sehat telah dilakukan. Vaksinasi menggunakan 800 ribu vaksin yang diimpor dari Prancis.

Menurut Dirjen Pertanian dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nasrullah, jumlah itu merupakan bagian dari 3 juta dosis vaksin yang diimpor hingga akhir tahun ini. Selain itu, pemerintah juga tengah memproduksi vaksin domestik di Pusat Veteriner Farma di Surabaya.

Berita Lainnya

, : WIB

, : WIB

, : WIB
×
tekid