sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Banyak pemudik kelelahan hingga beristirahat di bahu jalan

Titik peristirahatan yang ada di jalur pemudik sangat terbatas.

Immanuel Christian
Immanuel Christian Sabtu, 30 Apr 2022 12:42 WIB
Banyak pemudik kelelahan hingga beristirahat di bahu jalan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menambahkan sejumlah catatan dalam penanganan puncak arus mudik Lebaran 2022. Semua poin dalam catatan itu berdasarkan setiap hal yang ditemukan dari perjalanan awal arus mudik ini.

Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Cucu Mulyana mengatakan, padatnya arus mudik tahun ini mayoritas karena banyak masyarakat kelelahan. Kondisi tubuh dan kepenatan akhirnya membuat para pemudik menggunakan bahu jalan untuk beristirahat, sementara kendaraan lain berusaha untuk melewati titik di jalan tol tersebut.

“Kalau secara umum di jalan tol masyarakat masih karena lelah jadi masih terdapat masyarakat yang parkir di bahu jalan,” kata Cucu dalam Polemik Trijaya dengan tema Nanti Kita Cerita Tentang Mudik Hari Ini, Sabtu (30/4).

Cucu melihat, titik area beristirahat (rest area) juga belum dalam jumlah memadai untuk para pemudik. Menurutnya, hal itu menjadi alasan para pemudik menggunakan bahu jalan untuk beristirahat.

“Lelah karena keterbatasan rest area,” ucap Cucu.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan mengoptimalkan skema pengaturan manajemen rekayasa lalu lintas one way dan ganjil genap selama Angkutan Lebaran 2022 (1443 H). 

Implementasi skema one way dan ganjil genap tersebut sejak pertama diterapkan pada Kamis (28/4). Hingga Jumat (29/4), kebijakan tersebut cukup mampu menghindari kemacetan di sepanjang KM 47 (Tol Jakarta-Cikampek) sampai dengan KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung).

“Kami terus berkoordinasi dengan Kepolisian sebagai pelaksanan teknis di lapangan. Koordinasi ini kami lakukan secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan lainnya selama pemberlakuan one way dan ganjil genap. Semoga dengan kebijakan ini terus dapat membantu kelancaran arus lalu lintas selama Angleb,” demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi. 

Sponsored

Salah satu pemudik, Kila, yang berangkat dari Jakarta menuju Kaliwungu, Semarang mengatakan bahwa ia hanya memerlukan waktu tempuh 5 jam 30 menit untuk dapat tiba di kampung halamannya.

“Perjalanan cukup lancar mungkin karena adanya kebijakan satu arah maupun ganjil genap. Cuma sempat perjalanan tersendat di jalur kiri karena ada pengemudi yang mau putar balik,” ujarnya.

Menanggapi respon masyarakat tersebut, Dirjen Budi meminta masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi kendaraan dan fisiknya sebelum berkendara jarak jauh. 

“Yang terpenting juga, kami harapkan masyarakat dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas maupun arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap lancar dan tanpa hambatan. Kami akan terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” ujar Budi.

Berita Lainnya
×
tekid