sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

KKB tembaki helikopter pengangkut logistik, dua TNI terluka

Kondisi korban kini stabil dan masih dalam penanganan tim dokter.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Kamis, 25 Apr 2019 09:17 WIB
KKB tembaki helikopter pengangkut logistik, dua TNI terluka

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan penyerangan. Kali ini helikopter Bell 412 yang tengah mengangkut logistik menjadi sasaran penembakan. Akibat penyerangan itu, dua anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengalami luka-luka, yakni kru helikopter Bell 412 berinisial Serda DK. Lalu anggota Yonif Raider 312/GT Prada MZ.

Kapendam XVII Cenderawasih, Kol Inf Muhamad Aidi, mengatakan penembakan oleh KKB diketahui dilakukan pada Rabu (24/4) sekitar pukul 11.10 WIT. Insiden penembakan itu terjadi ketika helikopter milik Penerbad yang dikemudikan Mayor CPN Agus Falah mengirimkan logistik ke Distrik Nirkuri, Kabupaten Nduga, Papua. Secara tiba-tiba, KKB melakukan penyerangan terhadap helikopter tersebut. 

“Memang benar ada dua anggota TNI yang mengalami luka tembak saat pengiriman logistik atau bahan makanan ke Distrik Nirkuri, namun kondisinya stabil dan saat ini masih dalam penanganan tim dokter di RS Mitra Masyarakat Timika,” kata Aidi di Papua.

Penembakan yang dilakukan oleh KKB terjadi dua kali. Penembakan pertama terjadi ketika helikopter tengah mengantarkan logistik. Pada penyerangan pertama itu tembakan KKB mengenai Prada MZ di bagian kaki kirinya.

Penembakan selanjutnya terjadi ketika helikopter hendak mengevakuasi korban Prada MZ . Penembakan untuk kali kedua itu mengenai Serda DK di bagian punggungnya.

Sehari sebelum penembakan oleh KKB atau pada Selasa, (23/4) aparat kepolisian menangkap tiga anggota KKB di Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai. Tak hanya itu, polisi juga menyita satu pucuk senjata api jenis SS 1 beserta satu magazin dan enam butir amunisinya.

Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin, mengungkapkan rincian penangkapan ketiga anggota KKB itu. Dari tersangka berinisial MT, polisi mendapati senpi SS 1 dan satu magazin serta enam butir peluru, dan uang tunai Rp2.795.000.

Kemudian dari tersangka YG diamankan uang tunai Rp15.735.000, satu tas laptop, satu lembar foto kopian C 1 KWK Kampung Kugaisiga Distrik Bibida. Hanya tersangka BG polisi tak mengamankan barang bukti apa pun. (Ant)

Sponsored