logo alinea.id logo alinea.id

OTT Romahurmuziy diwarnai aksi kejar-kejaran, 1 orang dipiting

Romy dikabarkan ditangkap di Hotel Bumi, Surabaya.

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Jumat, 15 Mar 2019 16:23 WIB
OTT Romahurmuziy diwarnai aksi kejar-kejaran, 1 orang dipiting

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan. Kali ini giliran Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy yang ditangkap lembaga anti rasuah tersebut. Dalam penangkapan Romy, demikian Romahurmuziy akrab disapa, disebut sempat diwarnai aksi kejar-kejaran.

Direktur Sales dan Marketing Hotel Bumi Surabaya, Endah Retnowati, mengatakan sejak semalam Romy menginap di Hotel Bumi yang terletak di Jalan Basuki Rahmad, Surabaya, Jawa Timur. Dikabarkan, Romy ditangkap di depan hotel tempatnya menginap sekitar pukul 08.00 WIB.

Penangkapan terhadap Romy juga dikonfirmasi oleh salah seorang saksi mata yang berada di dekat lokasi kejadian. Pria yang berprofesi sebagai penjaga jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Basuki Rahmat sempat melihat aksi kejar-kejaran antara petugas KPK dan diduga pelaku di lobi keluar Hotel Bumi. 

Sebelum dilakukan penangkapan, beberapa orang diketahui keluar dari tempat parkir sebelah kiri Hotel Bumi. Mereka yang mencoba kabur itu kemudian berhasil disergap dan diamankan oleh beberapa orang berpakaian preman.

“Sekitar jam 08.00 WIB ada orang keluar dari hotel lewat lobby. Ramai sekali, ada rebut-ribut begitu,” kata petugas JPO.

Dalam penangkapan di Hotel Bumi, menurut dia, ada dua orang yang berhasil ditangkap oleh lima petugas. Salah satu orang yang ditangkap dipegangi kedua tangannya oleh dua petugas. Sementara seorang lainnya sempat dipiting. 

Selain itu, saksi tersebut juga melihat bebarapa petugas yang melakukan penangkapan tampak membawa selembar kertas HVS.
Sementara Kementerian Agama membantah operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap  Romahurmuziy terjadi dilakukan di Kantor Wilayah Kemenag Sidoardjo, Jawa Timur. 

Menurut Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kementerian Agama, Mastuki, mengatakan sejak Jumat (15/3) pagi aktivitas di Kantor Wilayah Kemenag Sidoarjo berjalan normal seperti biasa. Tidak ada aktivitas yang berkaitan dengan OTT KPK.   

Sponsored

"Saya sudah koordinasi dengan humas kanwil kemenag bahwa itu tidak terjadi di kantor kanwil kemenag yang berada di Surabaya. Dari pagi tidak ada kejadian apapun (OTT KPK),” kata Mastuki.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan total sudah ada lima orang yang berhasil diamankan dalam OTT KPK pada Jumat (15/3) di Surabaya, Jawa Timur. Kelima orang tersebut ada dari unsur penyelenggara negara yakni anggota DPR RI, swasta, dan tiga orang dari unsur pejabat daerah di Kementerian Agama.

Menurut Febri, KPK melaksanakan tugas sesuai dengan UU No 30 tahun 2002 tentang KPK dan juga hukum acara yang berlaku.

"Nanti kalau ada perkembangan lebih lanjut selain lima orang itu ada diamankan pihak lain. Akan kami sampaikan tapi yang bisa dikonfirmasi saat ini adalah lima orang diamankan di Jawa Timur kemudian dibawa untuk proses klarifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut di Polda Jawa Timur," ucap Febri.