sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pemprov Jatim pulangkan 100 warganya yang ada di Wamena

Pemprov telah berkoordinasi dengan Komandan Lapangan Udara Bandar Udara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang untuk meminjam pesawat Hercules

Khaerul Anwar Adi Suprayitno
Khaerul Anwar | Adi Suprayitno Selasa, 01 Okt 2019 17:38 WIB
Pemprov Jatim pulangkan 100 warganya yang ada di Wamena
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 23165
Dirawat 15870
Meninggal 1418
Sembuh 5877

Pemprov Jawa Timur menjemput kembali 100 warga Jatim yang ada di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, menggunakan tiga pesawat Hercules. 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik Pemprov Jatim Jonathan Judianto, mengatakan, seluruh warga Jatim yang pulang akan melalui Sentani, Jayapura. Nantinya warga bermalam dulu di Biak. Selanjutnya melakukan perjalanan dan pesawat landing di Bandara Abdulrachman Saleh, Malang.

"Hari ini mereka berangkat dari Sentani, dan bermalam dulu di Biak. Selanjutnya pesawat menuju Bandara Malang," ujar Jonathan, di Grahadi, Selasa (1/10). 

Sementara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pemprov telah berkoordinasi dengan Komandan Lapangan Udara Bandar Udara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang untuk meminjam pesawat Hercules.

Hanya saja pesawat yang bisa dioperasikan untuk menjemput, hanya tiga unit dari lima buah yang dimiliki TNI AU. Sisanya dipergunakan untuk persiapan HUT TNI pada 5 Oktober. 

"Insyaallah besok mendarat di Bandara AbdulRachman Saleh," kata Khofifah. 

Selain itu, pemprov akan mengupayakan menggunakan kapal untuk menjemput warga Jatim di Papua. Tim dari pemprov terus melakukan pendataan warga Jatim di Sentani, Jayapura. 

Gubernur Banten diminta bantu kepulangan warganya

Sponsored

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten Andra Soni mendesak Gubernur Banten Wahidin Halim, segera turun tangan membantu warganya di Papua, yang tak bisa pulang lantaran terkendala biaya dan ongkos pesawat.

"Saya berharap Gubernur Banten segera membantu warga Banten yang masih tertahan di Papua," kata Andra Soni saat dikonfirnasi, Selasa (1/10).

Pihaknya pun akan segera berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, untuk segera menangani masalah tersebut. Kemudian secepat mungkin mencari jalan keluar dan membicarakan mekanisme kepulangan.

Selain itu, dirinya akan mengkonfirmasi langsung kondisi warga Banten yang berada di Jayapura, Papua. Lalu memonitor upaya kepulangan yang dilakukan Pemprov Banten.

Sebelumnya, belasan perantau asal Banten di Papua meminta dipulangkan pascakerusuhan yang terjadi di beberapa titik di Provinsi Papua. Mereka tersebar di beberapa wilayah di Sentani dan Wamena, Jayapura, Papua.
 

Berita Lainnya