sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pemerintah diminta tempuh jalur hukum soal penusukan suporter di Malaysia

Presiden Jokowi harus mendesak Malaysia untuk meminta maaf.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Jumat, 22 Nov 2019 19:48 WIB
Pemerintah diminta tempuh jalur hukum soal penusukan suporter di Malaysia
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2273
Dirawat 1911
Meninggal 198
Sembuh 164

Ketua MPR, Bambang Soesatyo meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendesak pemerintah Malaysia untuk meminta maaf kepada Indonesia. Permintaan maaf itu perlu dilakukan menyusul insiden penusukan oleh warga Malaysia terhadap suporter Indonesia pada saat ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 di Malaysia.

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu meyakini, pemerintah Indonesia dan Malaysia berkeinginan untuk mencari jalan keluar terkait kasus ini. Karena itu, kata dia, agar suasana tidak semakin keruh sebaiknya Jokowi mendesak Malaysia meminta maaf.

“Dalam hal ini, kewenangan kita untuk mewakili rakyat dan mendorong pemerintah berbuat sebaik-baiknya. Melalukan penekanan terhadap pemerintah malaysia untin meminta maaf, saya setuju," kata Bamsoet di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/11).

Bamsoet mengatakan, konsitusi mengatur negara bertangung jawab atas rakyatnya. Selain meminta Malaysia meminta maaf, pemerintah harus menempuh langkah hukum sesuai hukum internasional yang berlaku.

“Maka kalau ada warga negara kita disakiti oleh warga negara lain, maka negara tersebut wajib bertanggung jawab dan itu diatur dalam konteks internasional," ujar Bamsoet.

Sementara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur menyatakan, belum memberi pernyataan apapun mengenai kabar penusukan suporter Indonesia oleh pendukung Malaysia di Stadion Bukit Jalil baru-baru ini.

"Saya belum kasih pernyataan apapun ke media," kata Ketua Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur, Yusron B Ambary.

Sebelumnya diberitakan ada dugaan penusukan suporter Tim Merah Putih di laga Malaysia vs Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Bukit Jalil pada Selasa (19/10). Sebuah video yang beredar memperlihatkan pengeroyokan oleh warga Malaysia kepada sejumlah orang yang diduga suporter Timnas Merah Putih. Video itu beredar di media sosial Twitter.

Sponsored

Sementara itu menanggapi peredaran video pengeroyokan suporter Indonesia oleh suporter Malaysia, Menpora Malaysia Syed Syaddiq mengatakan pihaknya sudah menginformasikan kepada polisi agar melakukan penyelidikan.

"Kalau ada pihak yang dipukul suruh dia lapor ke polisi. Keadilan adalah untuk semua. Tidak hanya untuk Indonesia dan Malaysia," kata Syaddiq melalui Twitter.

Berita Lainnya