sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Polda Jatim tangkap 50 orang diduga provokator demo

Dari 50 orang diduga provokator itu, 25 di antaranya adalah pelajar SMP dan dua bocah SD. Mereka ditangkap saat aksi #SurabayaMenggugat.

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Jumat, 27 Sep 2019 19:03 WIB
Polda Jatim tangkap 50 orang diduga provokator demo
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 27549
Dirawat 17662
Meninggal 1663
Sembuh 7935

Dari 50 orang diduga provokator itu, 25 di antaranya adalah pelajar SMP dan dua bocah SD. Mereka ditangkap saat aksi #SurabayaMenggugat pada Kamis (26/9).

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menangkap 50 orang yang diduga menjadi provokator dalam aksi unjuk rasa mahasiswa #SurabayaMenggugat kemarin. Namun, dari jumlah yang ditangkap itu, dua di antaranya adalah bocah SD dan 25 pelajar SMP.

"Sisanya yakni 23 adalah orang dewasa. Kita juga amankan pelaku vandalisme," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Polisi Frans Barung Mangera, di Mapolda Jatim, Jumat (27/9).

Barung memastikan semua orang yang diamankan akan dilepas karena tidak ada korban yang dirugikan dan tidak berdampak pada kerusakan. Hanya saja, saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan 1x24 jam di Mapolrestabes Surabaya. Selanjutnya mereka akan dikenai wajib lapor.

Sponsored

"Kemungkinan dilepas, karena akibatnya dampaknya tidak ada. Begitu juga korban, tidak ada. Terus tidak ada korban," tegasnya.

Sebanyak 50 orang ini ditangkap karena diduga berupaya melakukan provokasi terhadap massa lainnya. Hal itu terlihat adanya lemparan batu dan botol plastik ke arah polisi. Bom molotov juga diduga dilakukan oleh bocah yang masih duduk di bangku SMP.

Dalam aksi #SurabayaMenggugat polisi mengamankan barang bukti berupa 27 unit ponsel yang diduga dibawa provokator, batu dan kapak. Polisi juga mengamankan cat pilox yang disemprotkan oleh empat pelaku vandalisme.

Berita Lainnya