sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sebar hoaks draf UU Ciptaker, VE terancam 10 tahun penjara

Akibat postingan tersebutlah timbul aksi anarkis sebagai bentuk kemarahan atas Undang-Undang Cipta Kerja.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Jumat, 09 Okt 2020 17:03 WIB
Sebar hoaks draf UU Ciptaker, VE terancam 10 tahun penjara
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Bareskrim Polri melakukan penangkapan pelaku tindak pidana penyebaran berita bohong mengenai draf Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja.

Kepala Divisi Hubungam Masyarakat Mabes Polri Irjen Argo Yuwomo menyatakan, penyidik menangkap tersangka VE (36) di Jalan Masjid Baiturrahman Mawar Nomor 85, Makassar, Sulawesi Selatan. Ia ditangkap usai memposting draft palsu tersebut di akun media sosial Twitter @videlyaeyang.

Akibat postingan tersebutlah timbul aksi anarkis sebagai bentuk kemarahan atas Undang-Undang Cipta Kerja. Pasalnya, belasan pasal yang ada dalam draf di posting tersangka tidak sesuai dengan yang disahkan oleh DPR.

"Tersangka VE (36) ditangkap pada 8 Oktober 2020 pukul 11.30 WITA karena terbukti memposting berita bohong melalui akun @videlyaeyang yang menimbulkan keonaran," ujar Argo melalui konferensi pers secara daring, Jumat (9/10).

Sponsored

Tersangka mengaku memiliki kekecewaan terhadap pemerintah. Selain itu, saat ini tersangka kehilangan pekerjaannya yang dianggap karena pemerintah.

"Motifnya karena kecewa," ucap Argo.

Dalam penangkapan disita barang bukti telepon genggam beserta simcard dan akun twitter tersangka. Tersangka dikenakan Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan atau Pasal 15 Undang-Undang ITE dengam ancamam hukuman maksimal 10 tahun.

Berita Lainnya