sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Strategi Kemenhub atasi kemacetan di Pelabuhan Merak

Kemenhub menyediakan dua kapal dan dermaga tambahan di Pelabuhan Merak.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Jumat, 29 Apr 2022 17:14 WIB
Strategi Kemenhub atasi kemacetan di Pelabuhan Merak

Puncak mudik tujuan Jawa-Sumatera mulai terjadi di Pelabuhan Merak sejak Kamis (28/9) kemarin dan diprediksi sampai Sabtu (30/4) besok. Tingginya volume kendaraan menyebabkan kepadatan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, secara umum persiapan sudah siap, baik ketersediaan dermaga dan kapal pengakut. Menurutnya, telah tersedia enam dermaga di Pelabuhan Merak yang siap digunakan. Adapun satu dermaga masih dalam perbaikan dan siap dipakai pada Senin (2/5).

"Secara jumlah kita siap, kemudian dermaga juga siap juga," ujar Budi dalam keterangan pers sebagaimana dikutip pada Jumat (29/4) .

Budi mengatakan, terjadi antrean yang cukup panjang karena tingginya volume. Kendati demikian, kepadatan itu relatif terjadi sekitar menjelang malam.

Berdasarkan mapping yang dilakukan pihaknya, terdapat sejumlah hal yang menyebabkan antrean dan kepadatan volume kendaraan. Dia menyebut, antrian paling banyak terjadi depan dermaga.

Pertama, banyak pemudik yang belum mengetahui adanya penggunan aplikasi Ferizy untuk memesan tiket. Hal ini menyebabkan antrean dan memadatnya kendaran.

"Nah mungkin dikiranya tinggal beli sampai dermaga seperti tahun sebelum-sebelumnya. Padahal sudah tidak ada lagi," kata Budi yang mengaku telah melakukan upaya jemput bola dengan menyediakan petugas untuk pengisian aplikasi Ferizy.

Persoalan berikutnya adalah banyak pemudik datang dua atau tiga jam sebelum jam keberangkatan. Hal ini berdampak pada terpenuhnya parkiran-parkiran di dalam dermaga.

Sponsored

"Nah ini kadang-kadang dimaknai masyarakat, kok saya sudah datang tapi gak diangkut-angkut. Padahal karena jadwalnya. Dia datang dua atau tiga jam sebelumnya," beber Budi.

Untuk mengurai volume kendaraan yang cukup tinggi, kata dia, pihaknya juga telah melakukan mitigasi dengan menyediakan dua kapal dan dua dermaga tambahan di luar yang dikelola PT ASDP.

"Saya sudah koordinasi yaitu penambahan dermaga yang dikelola oleh Pelindo, dan PJB. Dua dermaga ini sudah bisa digunakan sebagai tambahan untuk mengurai kemacetan yang ada di dermaga milik PT ASDP," pungkas dia.

Berita Lainnya
×
tekid