sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polri: Tak ada pernyataan aliran uang ke petinggi Polri dalam BAP Napoleon

Pengakuan jatah petinggi Polri Napoleon diduga saat pemeriksaan JPU.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Selasa, 03 Nov 2020 17:03 WIB
Polri: Tak ada pernyataan aliran uang ke petinggi Polri dalam BAP Napoleon
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

Markas Besar (Mabes) Polri menegaskan tidak adanya pernyataan aliran uang ke petinggi Polri dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Napoleon Bonaparte.

Diketahui, dalam persidangan kemarin, Senin (2/11), disebut adanya aliran dana ke petinggi Polri itu dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa di persidangan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Awi Setiyono menjelaskan, dalam pemeriksaan dengan penyidik, Napoleon tidak pernah mengutarakan hal itu.

"Saya sudah tanyakan ke penyidik dan dalam pemeriksaan dan BAP tidak ada pengakuan itu," kata Awi dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/11).

Ditambahkan Awi, pengakuan Napoleon itu diduga diutarakan saat pemeriksaan tambahan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna pembuatan dakwaan. Penyidik, lanjut dia, tidak mengetahui hal tersebut.

Awi menuturkan, proses persidangan masih akan membuka fakta-fakta baru yang mungkin saja dapat dikembangkan. Oleh karenanya, seluruh pihak diminta mengikuti proses persidangan hingga akhir.

"JPU kan boleh memeriksa lagi, yang jelas dalam BAP tidak ada. Ikuti saja persidangannya sampai akhir, nanti akan ada lagi proses selanjutnya," ucap Awi.

Untuk diketahui, dalam surat dakwaan pada persidangan kemarin, disbut adanya permintaan uang untuk petinggi Polri yang diminta Napoleon kepada rekan Djoko Tjandra, Tommy Sumardi.

Sponsored

Jatah petinggi Polri itu disebut masuk dalam anggaran Rp7 miliar yang diminta Napoleon untuk menghapuskan nama Djoko Tjandra dari daftar red notice.

Petinggi Polri itu disebut Napoleon adalah yang menempatkannya pada posisi jabatan saat itu. Namun, tidak dirinci berapa bagian petinggi Polri dan siapa petinggi dimaksudkan.

Berita Lainnya