logo alinea.id logo alinea.id

Wisatawan Indonesia sumbang devisa Rp22,09 triliun ke Singapura

Sepanjang 2018, devisa pariwisata Singapura dari wisatawan Indonesia tumbuh 8% atau setara dengan 2,13 miliar dolar Singapura

Soraya Novika
Soraya Novika Kamis, 14 Feb 2019 17:53 WIB
Wisatawan Indonesia sumbang devisa Rp22,09 triliun ke Singapura

Wisatawan Indonesia menjadi penyumbang devisa pariwisata Singapura terbesar kedua setelah China. Sepanjang 2018, devisa pariwisata Singapura dari wisatawan Indonesia tumbuh 8% atau setara dengan 2,13 miliar dolar Singapura (Rp 22,09 triliun). 

"Setiap turis Indonesia juga menghabiskan kunjungannya lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Ada kenaikan sebesar 8% selama 2018," ujar Direktur Singapore Tourism Board (STB) untuk Indonesia Raymond Lim dalam acara STB 2018 Year in Review di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (14/2).

Kenaikan ini sebanding dengan kunjungan turis Indonesia. Selama tiga tahun berturut-turut, senantiasa bertumbuh 2% per tahunnya atau mencapai 3,02 juta wisatawan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Indonesia adalah salah satu pasar terpenting bagi Singapura. Di antara lebih dari tiga juta wisatawan Indonesia yang datang ke Singapura, jumlah kunjungan wisatawan yang mengalami pertumbuhan lebih pesat berasal dari kota-kota di luar Jakarta dibanding Jakarta," tambahnya.

Tren tersebut, menurut Raymond sesuai dengan pertumbuhan kelas menengah serta kenaikan jumlah perjalanan ke luar negeri dari seluruh wilayah Indonesia.

"Pasar Indonesia masih tetap kuat selama 2018, di tengah nilai tukar rupiah yang sempat bergejolak. Meskipun mata uang rupiah melemah. Kami senang dengan masih tumbuhnya belanja para wisatawan Indonesia. Ini sesuai dengan strategi kami dalam mengejar pariwisata berkualitas. Sekaligus menegaskan kembali tentang masih kuatnya daya tarik Singapura sebagai salah satu tujuan utama perjalanan luar negeri bagi warga Indonesia," paparnya. 

Pertumbuhan turis Indonesia ke Singapura juga dipicu oleh meningkatnya wisata kapal pesiar yang jumlahnya naik secara signifikan. Tak tanggung-tanggung, angka kenaikannya mencapai 69%. Banyaknya turis Indonesia yang naik kapal pesiar di Singapura menunjukkan bahwa tren wisata dengan kapal pesiar sedang naik daun di kalangan traveler.

"Wisata kapal pesiar tumbuh sebagai produk wisata alternatif. Banyak grup, famili dan perkawanan yang memulai perjalanan dan mengakhiri perjalanan kapal pesiar di Singapura. Pertumbuhannya mencapai 69%. Ini tentu performa yang sangat bagus," tambah Raymond.

Sponsored

Secara keseluruhan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Singapura sepanjang 2018 mencapai 18,5 juta wisatawan atau naik sebesar 6,2% dibanding tahun sebelumnya. Dari total kunjungan tersebut, Singapura tercatat mampu meraup sumbangan devisa hingga sebanyak 27,1 miliar dolar Singapura (Rp 281,093 triliun).