sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Target Jokowi raup 70% di Jatim ketinggian

Keyakinan capres petahana nomor urut 01 Joko Widodo untuk meraih 70% suara di Jawa Timur dianggap terlalu tinggi.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Rabu, 10 Apr 2019 22:27 WIB
Target Jokowi raup 70% di Jatim ketinggian

Keyakinan capres petahana nomor urut 01 Joko Widodo untuk meraih 70% suara di Jawa Timur dianggap terlalu tinggi.

Pakar komunikasi politik Universitas Gadjah Mada Nyarwi Ahmad menilai, target tersebut terbilang over optimistis. Sebab, target itu tak berbanding lurus dengan kepuasan publik Jawa Timur.

"Bagi saya 60% saja sudah bagus, target 70% itu ketinggian," katanya kepada Alinea.id, Rabu (10/4).

Memang, capres nomor urut 01 Joko Widodo optimistis dapat meraih kemenangan sebesar 70% di Jawa Timur. Jokowi yakin berdasarkan hasil Pemilu 2014, akan meningkat pesat pada Pemilu 2019. 

Hal itu disampaikan langsung oleh Jokowi saat melakukan kampanye terbuka di GOR Mastrip, Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (10/4).

"Kalau 2014 oke tak apa-apa 53%, tak apa-apa. Tapi 2019 Insha Allah saya meyakini di Provinsi Jawa Timur minimal 70%, minimal itu. Yang setuju angkat jarinya. Itu minimal, kalau dapat 75% Alhamdulillah, dapat 80% Alhamdulillah," katanya. 

Jokowi meyakini kemenangan tersebut bisa dicapai lantaran sudah membaca peta kemenangan yang didapatnya dari berkeliling ke banyak daerah. "Dan saya tahu mana yang dukung, mana yang tidak. Saya ini sudah banyak bersalaman dengan orang-orang dari Sabang sampai Merauke dan saya tahu siapa yang benar mendukung dan tidak," katanya. 

Kendati demikian, Nyarwi memandang wajar jika Jokowi memasang target setinggi itu. Sebab, petahana memang memiliki sumber daya yang cukup untuk menaikkan elektabilitas.

Sponsored

"Kalau saya lihat 70% itu terlalu tinggi, tetapi sebagai sebuah target itu wajar karena dia incumbent yang punya resources yaitu partai pendukung. Lalu recources di pemerintahan seperti gubernurnya. Gubernur Jatim kan pendukung Jokowi. Kemudian dukungan dari pengusaha. Nah, itu bisa mungkin buat mengejar target tersebut," katanya.

Selain itu, Nyarwi memandang, dukungan kalangan Nahdliyin di Jawa Timur sepertinya membuat Jokowi yakin dapat menang telak. Sebab, Nyarwi melihat suara NU semakin bulat ke Jokowi setelah Ma'ruf Amin dipilih sebagai calon wakil presiden. 

"Saya rasa target itu keluar karena efek faktor NU lewat Ma'ruf Amin,  jadi Jokowi ingin memaksimalkan dukungan ulama NU di Jatim," katanya. 

Akan tetapi, Nyarwi menilai, target setinggi itu akan sangat sulit dicapai Jokowi lantaran sangat bergantung pada bagus tidaknya kepuasan publik terhadap Jokowi. Apalagi, jika Jokowi tidak optimal dalam berkampanye.

"Kalau misalnya yang dikampanye dia tak maksimal atau kurang langsung menyentuh segmen masyarakat, mungkin tak sampai 70%. Tapi kalau kepuasan publik tinggi, terutama di kalangan milenial dan menengah ke bawah, mungkin target tersebut bisa dikejar," katanya.

Berita Lainnya