sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Caleg PKS diminta bekerja dua kali lipat

Caleg PKS harus bekerja dua kali lipat dari PDIP dan Gerindra.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Rabu, 30 Jan 2019 15:04 WIB
Caleg PKS diminta bekerja dua kali lipat

Caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) harus bekerja dua kali lipat dari PDIP dan Gerindra yang notabene mendapatkan keuntungan langsung dari keterwakilan kadernya di Pilpres 2019. 

Apalagi PKS bukanlah partai yang mendapatkan langsung efek ekor jas dari Pilpres 2019. 

"Demokrat dan PKS sama persoalannya, karena itu harus berjuang harus dua kali lipat," ungkap Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman, di sela-sela Konsolidasi Nasional PKS di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (30/1).

Sohibul pun menepis tudingan banyak pihak yang mengatakan PKS lebih fokus pada pileg dibandingkan pilpres. Itulah sebabnya, caleg PKS akan tetap mengampanyekan Prabowo-Sandi di dapil masing-masing saat melakukan kampanye legislatif.

Meski hasil survei belum menunjukan hasil yang menggembirakan, namun Sohibul optimistis PKS dapat meraih suara yang meyakinkan dalam Pileg 2019.

"Survei terakhir sudah di atas 4%. Tetapi semua tahu di pemilu 2004, 2009 dan 2014, PKS  disurvei selalu di bawah 3%. Tapi hasilnya kami selalu 7- 8% kan. Nah sekarang justru sudah 4% lebih. Kalau pola tiga pemilu lalu berlaku, mudah-mudahan PKS bisa di atas 10%," tutur dia..

Itulah sebabnya Presiden PKS mengintruksikan semua caleg termasuk incumbent untuk mensosialisasikan PKS. Baik program-program PKS, caleg PKS, dan juga calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02

Sosialisasi dilakukan demi kemenangan saat pemilu. Untuk menggaet suara pemilih, kader PKS juga dinilai harus memiliki program tersendiri.

Sponsored

"Intinya adalah sebagai entitas parpol, harus tampil seinteraktif mungkin. Karena itu, kami harus punya program dan janji kampanye sendiri," papar dia.

Berita Lainnya