close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi. Foto: dibuat oleh AI.
icon caption
Ilustrasi. Foto: dibuat oleh AI.
Politik
Senin, 27 Juli 2026 20:35

Kaesang maju di Dapil Puan pada Pemilu 2029, ujian pengaruh politik Jokowi

Kaesang maju di Dapil Jateng V pada Pemilu 2029. Pengamat menyebut kontestasi itu menjadi ujian pengaruh Jokowi dan ketahanan basis PDIP.
swipe

Keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep untuk maju dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V pada Pemilu 2029 dinilai memiliki makna politik yang lebih luas daripada sekadar memperebutkan kursi DPR RI. Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai kontestasi tersebut akan menjadi salah satu ujian penting bagi dinamika hubungan politik antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan PDI Perjuangan (PDIP) setelah keduanya menempuh jalan politik yang berbeda.

Menurut Arifki, Dapil Jawa Tengah V yang meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Boyolali, dan Klaten memiliki nilai simbolis karena merupakan basis politik Jokowi sekaligus salah satu kantong suara utama PDIP yang juga dikenal sebagai basis Ketua DPR RI Puan Maharani.

"Pertarungan di Jateng V akan menarik karena publik tidak hanya melihat persaingan antarpartai, tetapi juga mencermati sejauh mana pengaruh politik Jokowi masih bekerja di wilayah yang selama ini menjadi basis utama PDIP. Ini menjadi salah satu indikator penting untuk membaca dinamika politik menuju Pemilu 2029," ujar Arifki, Senin (27/7). 

Ia menilai, hasil kontestasi tersebut akan memberikan gambaran mengenai apakah kekuatan figur masih menjadi faktor dominan dalam menentukan pilihan pemilih atau justru struktur dan mesin partai tetap menjadi penentu utama di Jawa Tengah.

"Yang akan diuji bukan hanya elektabilitas PSI ataupun kekuatan PDIP. Kontestasi ini juga akan memperlihatkan bagaimana pemilih memaknai hubungan politik Jokowi dan PDIP setelah keduanya menempuh jalan politik yang berbeda," kata Arifki.

Menurutnya, semakin mendekati Pemilu 2029, perhatian publik terhadap Dapil Jawa Tengah V akan semakin besar karena kawasan tersebut berpotensi menjadi salah satu barometer untuk membaca perubahan peta politik di Jawa Tengah.

"Apa pun hasilnya nanti, Jateng V akan menjadi salah satu laboratorium politik yang penting. Dari sana publik dapat melihat apakah pengaruh figur atau kekuatan institusi partai yang lebih menentukan dalam membentuk perilaku pemilih pada Pemilu 2029," tutur Arifki.

 

img
K.P. Wahidin
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan