sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PKS sebut pencalonkan Raffi Ahmad di Pilpres 2024 hanya guyon!

Nama Raffi sebagai calon dari PKS disebut oleh Ketua Badan Pembinaan Daerah DPP PKS, Zulkieflimansyah.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Senin, 30 Mei 2022 17:33 WIB
PKS sebut pencalonkan Raffi Ahmad di Pilpres 2024 hanya guyon!

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera menyebut nama artis Raffi Ahmad sebagai calon presiden (capres) di 2024 dari PKS hanya guyon alias masih belum resmi menjadi kesepakatan partai. Menurutnya, penyebutan nama Raffi Ahmad hanyalah sebuah aspirasi.

Nama Raffi sebagai calon dari PKS disebut oleh Ketua Badan Pembinaan Daerah DPP PKS, Zulkieflimansyah. Dia menilai suami dari Nagita Slavina itu sebagai sosok yang pantas dicalonkan sebagai presiden.

"Enggak (kesepakatan partai). Kan sekarang memang boleh menyampaikan aspirasi. Dia (Zulkieflimansyah) dapat informasi beberapa pihak pengin anak muda Raffi Ahmad. Boleh saja, tapi nanti semua kan akan dibahas nama-nama itu," ujar Mardani di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/5).

"Resminya belum, tapi guyonnya ada," sambung dia.

Menurut Mardani, nama Raffi Ahmad muncul dalam sarasehan kepala daerah dari PKS. Yang dibahas saat itu adalah siapa calon presiden yang bukan berlatar belakang politisi di Indonesia dan bisa menghadirkan suasana ketenangan. Nama Raffi pun muncul begitu saja sebagai sebuah bentuk aspirasi.

Mardani menegaskan, siapa pun yang mengusulkan calon sama sekali tidak dibatasi. Toh keputusan akhir ada pada majelis syura PKS.

"Nama yang muncul di situ, ada yang menyampaikan itu gitu. Jadi monggo saja. Tapi sekali lagi nanti akan memutuskan Majelis Syura," ujar dia.

Sebelumnya, hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboe Bakar Al Habsyi. Menurutnya, gagasan soal capres belum bisa dianggap resmi.

Sponsored

"Jadi kalau menurut saya, yang pertama kalau kepemimpinan untuk calon presiden, siapapun yang bicara masih belum dianggap resmi," ujar Aboe Bakar saat jumpa pers di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (29/5).

Menurut Aboe Bakar, pencalonan presiden bisa dikatakan resmi jika berdasarkan keputusan Majelis Syura. Menurut rencana, Majelis Syura akan menggelar evaluasi pada Juni dan Desember. "Juni kami ada Majelis Syurah mengevaluasi, Desember juga ada evaluasi lagi," tegas dia.


 

Berita Lainnya

, : WIB

, : WIB

, : WIB

Review Huawei Band 7, lebih tipis lebih ringan

Minggu, 14 Agst 2022 15:26 WIB
×
tekid