sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Koalisi PKS-PKB buka komunikasi dengan Demokrat dan Nasdem bentuk poros ketiga

Gabungan PKB dan PKS masih kurang memenuhi persyaratan untuk mengusung capres-cawapres di Pilpres 2024.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Jumat, 10 Jun 2022 10:07 WIB
Koalisi PKS-PKB buka komunikasi dengan Demokrat dan Nasdem bentuk poros ketiga

Sekreteris Jenderal PKS Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan, pihaknya bersama PKB akan membuka komunikasi dengan Partai Demokrat dan Partai Nasdem untuk bergabung ke dalam Koalisi Semut Merah. PKS dan PKB sendiri tengah menjajaki Koalisi Semut Merah, dengan tujuan membentuk poros ketiga di Pilpres 2024.

Saat ini, gabungan PKB dan PKS masih kurang memenuhi persyaratan untuk mengusung capres-cawapres di Pilpres 2024. Sebab, kedua partai politik (parpol) itu tak memenuhi persyaratan presidential threshold sebesar 20 persen atau 115 kursi parlemen. 

Jumlah total kursi PKB dan PKS sebanyak 108 kursi dengan perincian 58 kursi PKB dan 50 kursi PKS. Artinya, masih kurang tujuh kursi untuk bisa mencalonkan capres-cawapres di pesta demokrasi. 

"Artinya tinggal satu partai politik (untuk bergabung dalam koalisi). Ya, kita lihat semoga berjalan panjang umur dan bisa bertahan. Kita siap dengan Demokrat, kita siap dengan Nasdem, kita siap dengan yang lain, enggak masalah," ujar Aboe di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/6). 

Selain itu, Aboe mengatakan, pihaknya juga tak menutup peluang bagi parpol yang sudah bergabung ke dalam Koalisi Indonesia Bersatu untuk bergabung. Misalnya, seperti PAN atau Golkar. 

"Kalau yang di Koalisi Indonesia Bersatu mau datang ke kami kami enggak menolak. Misal ketemu lagi PAN atau Golkar, wah cocok nih barang," tegas dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan, pihaknya membuka opsi untuk berkoalisi dengan PKS di Pilpres 2024 mendatang. Jazilul menilai bila kedua partai itu bergabung, persoalan politik identitas yang ada di Indonesia akan selesai. 

"Apakah misalkan PKB dengan PKS mungkin berkoalisi? Sangat mungkin jika koalisi itu menjanjikan harapan menang dan menjanjikan harapan ke arah yang lebih baik. Serahkan ke PKB sama PKS, selesai itu politik identitas," kata Jazilul kepada wartawan, Rabu (8/6/2022). 

Sponsored

Menurut dia, PKB dengan PKS ada banyak kesamaan. Keduanya merupakan parpol yang lahir di era Reformasi dan sama-sama memiliki basis suara yang kuat di basis suara kelompok Islam.

"Menurut saya itu menarik. Mungkinkah bisa menang? Sangat mungkin. Dulu pernah menang. Apalagi hari ini saya dengar sendiri di acara Milad, PKS mengusung politik yang rahmatan lil alamin. Itu menurut saya modal. Kalau dalam bahasa agama itu kalimatun sawa', kalimat yang mempertemukan," pungkasnya.

Berita Lainnya

Review Huawei Band 7, lebih tipis lebih ringan

Minggu, 14 Agst 2022 15:26 WIB

, : WIB

, : WIB

, : WIB
×
tekid