sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Jokowi ungkap ekspor Indonesia dikuasai pengusaha besar

Presiden Jokowi mengungkapkan ekspor usaha besar berkontribusi sebesar 85,6%.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 20 Des 2019 13:07 WIB
Jokowi ungkap ekspor Indonesia dikuasai pengusaha besar
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2956
Dirawat 2494
Meninggal 240
Sembuh 222

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan ekspor Indonesia saat ini masih didominasi oleh pelaku usaha besar, sedangkan ekspor oleh pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) masih sangat kecil.

"Saya bicara apa adanya, kontribusi dalam ekspor masih didominasi oleh usaha-usaha besar," kata Presiden Jokowi ketika membuka UMKM Export Brilianpreneur 2019 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (20/12).

Jokowi mengungkapkan ekspor usaha besar berkontribusi sebesar 85,6% dari keseluruhan ekspor dan sisanya merupakan porsi UMKM. Meski demikian, Jokowi meyakinkan para pelaku UMKM untuk tidak berkecil hati. 

"Saya optimistis nanti (porsinya) akan terbalik," katanya.

Jokowi yakin dengan berbagai upaya termasuk pembiayaan dari perbankan seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk., produk UMKM akan membanjiri pasar ekspor.

"Melihat produk yang dipamerkan, saya optimistis tidak lama lagi barang ini akan membanjiri pasar ekspor kalau kita konsolidasikan pasar dengan baik dan standar produk juga dibangun dengan baik. Sehingga betul-betul kita mampu bersaing dengan negara lain," kata Jokowi.

Sementara itu, Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengatakan UMKM Export Brilianpreneur 2019 yang berlangsung 20-22 Desember ditujukan untuk mendorong UMKM naik kelas dan mampu menembus pasar ekspor atau global.

Kegiatan ini diikuti 155 pelaku UMKM binaan BRI dari berbagai bidang usaha seperti fesyen, kerajinan, industri, makanan, dan minuman.

Sponsored

"Ada sejumlah kegiatan di dalamnya termasuk coaching clinic untuk UMKM, pengarahan dalam pengepakan, UMKM Award, barista competition, business matching UMKM dengan calon pembeli," kata Sunarso.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor Indonesia pada November 2019 mencapai US$14,01 miliar. Ekspor paling besar disumbang oleh sektor industri berat yakni pengolahan atau manufaktur senilai US$10,58 miliar, disusul pertambangan dan lainnya US$1,99 miliar, serta minyak dan gas US$1,11 miliar. (Ant)

Bau busuk kejar tayang revisi KUHP

Bau busuk kejar tayang revisi KUHP

Rabu, 08 Apr 2020 17:05 WIB
Ironi kebut legislasi di tengah pandemi

Ironi kebut legislasi di tengah pandemi

Rabu, 08 Apr 2020 11:36 WIB
Berita Lainnya