sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pemerintah serap dana Rp23 T dari lelang SUN

Pemerintah sudah melepas lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN).

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Selasa, 19 Nov 2019 19:05 WIB
Pemerintah serap dana Rp23 T dari lelang SUN
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 59394
Dirawat 29740
Meninggal 2987
Sembuh 26667

Pemerintah menyerap dana Rp23 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Adapun total penawaran SUN tersebut sebesar Rp42 triliun.

Keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan di Jakarta, Selasa, menyatakan lelang tersebut telah mendekati target maksimal yang ditetapkan Rp30 triliun.

Untuk seri SPN03200220, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,85 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,62%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 20 Februari 2020 ini mencapai Rp4,13 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 4,55% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 4,8%.

Untuk seri SPN12200814, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,95 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,66385%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 14 Agustus 2020 ini mencapai Rp5,77 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 4,63 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 4,84 persen.

Untuk seri FR0081, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp6,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,4657%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Juni 2025 ini mencapai Rp8,21 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 6,5% ini mencapai 6,42% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,12 persen.

Sponsored

Untuk seri FR0082, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp7,25 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,08102%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 September 2030 ini mencapai Rp14,38 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 7,0 persen ini mencapai 7,05% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,41%.

Untuk seri FR0080, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,7 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,39502%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Juni 2035 ini mencapai Rp3,57 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 7,5% ini mencapai 7,36% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,51%.

Untuk seri FR0083, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2,95 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,53226%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 April 2040 ini mencapai Rp4,59 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 7,5% ini mencapai 7,5% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,7%.

Untuk seri FR0076, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp0,95 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,76873%. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Mei 2048 ini mencapai Rp1,32 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 7,375% ini mencapai 7,75% dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,88%.

Sebelumnya, dalam lelang tujuh seri SUN pada Selasa (5/11), pemerintah menyerap dana sebesar Rp24,25 triliun dari penawaran masuk mencapai Rp67,97 triliun. (Ant)

Berita Lainnya