sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

The Fed pangkas suku bunga, sinyal positif bagi Indonesia

Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) kembali menurunkan suku bunga acuan untuk ketiga kalinya sebesar 25 bps.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 31 Okt 2019 14:00 WIB
The Fed pangkas suku bunga, sinyal positif bagi Indonesia

Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) kembali menurunkan suku bunga acuan untuk ketiga kalinya sebesar 25 basis poin (bps). Pemotongan ini sesuai dengan yang disampaikan oleh The Fed sebelumnya, jika The Fed akan melakukan pemotongan lebih lanjut sesuai dengan data dan prospek ekonomi yang berubah secara material.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan penurunan suku bunga acuan The Fed akan memberikan jeda bagi pemerintah pada situasi kenaikan suku bunga yang membuat negara emerging market harus menghadapi konsekuensi.

"Jadi penurunan ini memberikan ruang kepada kita semua, termasuk Indonesia, untuk bisa menggunakan momentum ini dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi dan dari sisi investasi itu bisa jauh lebih positif," kata Sri Mulyani dalam acara CEO Networking di Jakarta, Kamis (31/10).

Sri Mulyani melanjutkan, dengan penurunan suku bunga, cost of money akan menjadi lebih rendah. Dirinya pun berharap dengan momentum positif akibat dari penurunan suku bunga ini bisa dijaga hingga tahun 2020.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan di tengah gejolak perang dagang antara Amerika Serikat dan China, Bank Indonesia (BI) masih membuka ruang untuk menerapkan beberapa kebijakan moneter.

"BI masih melihat terbukanya ruang bagi kebijakan moneter yang akomodatif. Bisa dalam bentuk penurunan suku bunga, penurunan Giro Wajib Minimum, dan relaksasi makro prudensial," ujar Perry.

Tentang kapan dan bagaimana, Perry mengatakan BI masih akan mencermati perkembangan ekonomi global. Sebab, BI masih tak tahu apakah antara AS dan China akan melakukan kesepakatan perang dagang atau semakin memburuk.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso melihat ada ruang yang cukup besar dengan pemangkasan suku bunga acuan The Fed ditransmisikan pada penurunan kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia.

Sponsored

"Ini artinya kemampuan bertumbuh bisa lebih besar lagi. Momentum ini bagi para pengusaha agar jangan dilewatkan, karena kalau momentumnya dilewatkan, kesempatannya menjadi tidak secara optimal," kata Wimboh.