sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

WHO: Anak 12 tahun ke atas harus pakai masker

Anak-anak berusia lima tahun ke bawah tidak boleh diwajibkan menggunakan masker karena berdampak buruk bagi keselamatan mereka.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 24 Agst 2020 13:29 WIB
WHO: Anak 12 tahun ke atas harus pakai masker
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 511.836
Dirawat 64.878
Meninggal 16.225
Sembuh 429.807

 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, anak-anak berusia 12 tahun ke atas harus memakai masker untuk membantu mencegah terinfeksi Covid-19.

WHO dan UNICEF menuturkan, anak-anak berusia 12 tahun ke atas sebaiknya mengenakan masker, jika ada penularan meluas di daerah tempat mereka berada atau ketika berada dalam jarak satu meter dari orang lain.

Sementara itu, anak-anak berusia antara enam dan 11 tahun disarankan mengenakan masker tergantung pada sejumlah faktor, termasuk intensitas penularan di daerah masing-masing, kemampuan anak menggunakan masker, akses terhadap masker, serta pengawasan orang dewasa yang memadai.

Terlebih lagi, dampak potensial pada pembelajaran dan perkembangan psikososial seorang anak juga disebut sebagai faktor-faktor pertimbangan bagi anak-anak di bawah 12 tahun untuk menggunakan masker.

Selain itu, WHO dan UNICEF menegaskan, anak-anak berusia lima tahun ke bawah tidak boleh diwajibkan menggunakan masker karena berdampak buruk bagi keselamatan mereka.

Studi menunjukkan anak-anak yang lebih tua berpotensi memainkan peran yang lebih aktif dalam penularan virus Covid-19 dibandingkan dengan anak-anak yang lebih kecil.

WHO pertama kali menyarankan masyarakat untuk memakai masker di tempat umum pada 5 Juni untuk membantu mengurangi penyebaran virus.

Sponsored

Lebih dari 23 juta orang dilaporkan telah terinfeksi coronavirus jenis baru secara global sejak virus tersebut pertama kali terdeteksi di China pada 2019. Dari jumlah tersebut, lebih dari 807.000 meninggal dan angka kesembuhan melampaui 15 juta.

Sumber : Reuters

Berita Lainnya